Ceritasilat Novel Online

Cantika Mandriyani 3

Cantika Mandriyani Karya R. T. Eriwanto Bagian 3


Quote:Marisa : halo yank"
Ane : iya halo yank, bisa bicara bentar gak"
Marisa : ini kan lagi bicara yank...kenapa sih" (suara centilnya memanja)
Ane : maaf ya yank, mungkin untk beberapa lama aku gk telepon dulu. Aku pengen merenung beberapa minggu.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani (harap2 cemas akan tanggapan marisa)
Marisa : kenapa yank" lagi ada masalah" (suaranya mendadak antusias)
Ane : gak yank, aku cuma pengen merenung aja sih..hehehhe Marisa : kalo ada masalah ngomong ya yank.. (suaranya selembut buih ombak dipasir putih)
Ane : iya yank, maaf ya..
Marisa : iya yank, jgn sedih lama2 ya, ntr kabarin kalo udah mau cerita.
Ane : iya...udah dulu ya, love you.
Marisa : love u honey. (aku yakin, dia tersenyum manis saat mengucapkan kata itu)
Tut tut tut... Aku meninggalkan wartel itu setelah membayar berapa ribu. Didalam perjalanan ke kostan baru, pikiran ini kacau balau. Kekonyolan ku hilang entah kemana. Duniaku sedikit menjadi kelabu setelah mendengar kata2 pahit dari mulut yani.
Sesampainya di depan "bar" mas antok, tidak terlihat tanda2 mereka, kamar sudah pada tertutup, ah kyknya dah pada tidur. Akupun beralih kekamar ku di ujung sana.
Kamar yang sedikit gelap dengan penerangan dari lampu di teras depan kostan, menarik kembali jiwa ini kedalam penderitaan hebat.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Pahitnya hidup yani kembali terbayang. Aku duduk bersimpuh di atas kasurku. Dan mengalirlah kembali air mata ini. Aku jadi cengeng gini... why oh why...wkwkkw sok2an inggris e.
Aku sekilas terbayang ketika yani menamparku tadi siang. Dia yang sudah menjalani kehidupan pahit itu sudah bisa melangkah tegap, kenapa aku seorang asing ini masih menunduk gelisah?"
Aku berusaha memantapkan hati, aku akan mencoba membuatnya bahagia. Aku akan berusaha tetap tersenyum ketika didepannya. Setidaknya aku tidak mau menyakitinya dengan kesedihan yang belum ada apa2nya ini dibanding bahu yani yang memikulnya sendiri.
Setelah mengganti celana pendek selutut dan mengambil gitar, aku menuju kekostan yani lagi. Malam2 bawa gitar jadi mirip para pengamen yang baru pulang dari daerah malioboro...
Setelah sampai didepan kamar, aku melihat pintu itu sedkit terbuka. Terlihat yani disana tertidur pulas memeluk doraemon segede gabannya.
Aku masuk dan menutup pintu kamar itu. Aku ingat yani yang ingin belajar lagu SO7 ~ Berhenti Berharap..jari2 kiriku mulai memegang kunci inggris...eh kunci D minor...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Akupun mulai melantunkan lagu itu pelan dengan suara seadanya. belum selesai reff, yani terlihat bangun dan menoleh kearahku. dia tersenyum manis dengan rambut yang acak2an. Quote:Yani : bobo yuk yank, ngantukk (suaranya manja)
Aku mengangguk pelan dan meletakkan gitar di sudut kamar. Kini kami sudah diposisi seperti semalam, cewek ini lagi2 menjadikan badanku sebagai kasur lembutnya. Aku memeluknya pelan. Senyum simpul diwajahku mengiringi diri ini ke alam mimpi.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 29. Kenangan Marisa Oiya, ane sedikit lupa dengan jadwal kampus kami. Karena gak terlalu berkesan dikampus.
Sekarang yani sudah seperti marisa dulu, kemana2 dia selalu disampingku dan tentunya dengan senyuman manis juga.
Entah sudah berapa lama itu berlalu, aku sejenak berusaha melupakan marisa, aku kini fokus ke yani yang mulai terasa sedikit keberadaanya dihati.
Sampai pada Ultah si kampret Arif. Entah Lina atau Dian, yang merencanakan acara ultah Arif di lesehan maharani dkat kostan kami sore itu.
Siang itu sehabis kuliah, aku dan yani langsung balik kekostannya.
Quote:Yani : yank, ntr kado nya kita ngasih pas di kostan aja ya (dia sambil membungkus figur dram mini itu)
Ane : kenapa gk dikasih pas acaranya aja ntr Ni" Yani : gak ah, ntr juga paling pada lempar2an kue. liat aja (dia masih sibuk dengna bungkusan kado itu)
Ane : ya udah, ntr sebelum ke lesehan maharani, kita mampir dikostan dulu, taro aja dikamar.
Oiya, Arif ini selain ganteng, tinggi, doi juga pemain basket di SMAnya di PLG dulu, dia juga seorang drummer, skillnya lumayanlah gak terlalu mengecewakan. Kurang ajar sih
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani sebenarnya, semua yang jadi favorit cewek ada di dia semua...maruk betul...
Sore itu dilesehan maharani sudah hampir penuh dengan teman sekampus arif. ya seperti ultah biasanya, ada acara sepatah kata oleh teman2 dekat..tapi ane waktu itu gak dpt jatah, kata arif ane gak usah ngomong ndak bongkar kebusukan dia...
Setelah acara sepatah kata dan doa, itu pramusaji membawa kue ultah arif ketempat kami, arif saat itu di apit kedua ceweknya...dian di sebelah kanan, lina disebelah kiri...ima di pangkuanku...eh, salah...ima gak datang waktu itu, kata lina dia ada acara dengn temannya yang lain..buaya woy...sadar itu yani disamping..
Saat arif menutup mata dan membaca doa ultahnya, dia meniup lilin di kuenya. Kamipun menyanyikan lagu ultah..absurd banget ya...
Setelah memotong kue, nah ini nih yang ane tunggu2...itu potongan kue pertama kira2 dikasih ke dian ato lina ya...nyahok koe rif...maruk sih, 2 cewek di sambet skaligus..
Semua mata tertuju ke yang punya acara, semua mata seakan sama dengn pemikiran ane barusan..kira2 mau kesiapa itu potongan kue pertama.
Yo yang dian mana suaranya...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yo yang lina mana suaranya...wkwkwkww
Ternyata potongn kue pertamanya itu tidak kepada dua cewek disampingnya, dia berjalan kearah ane. Dia memegang tangan ane, dia memeluk dan menciumku...eh...salah itu tadi jari ane lagi keseleo..gak ada adegan peluk ciumnya..
Doi menarik ane buat berdiri. Dan menyerahkan potongan pertama itu ke ane.
Quote:Arif : teman2 terima kasih sudah datang kesini. Ini potongan kue pertama buat sodaraku, dia adalah adek ku yang sudah banyak membantu selama diyogya ini. (oiya, ane sedikit pendek dari dia, makanya dia sering mengenalkan ane sebagai adeknya...mirip aja kagak...adek dari mana...wkwkkwkw)
Terlihat itu muka 2 ceweknya terlihat
kecewa...wkwkkwkw...ternyata mereka ber-2 kalah dengan pesona ku...arif lebih memilih pasangan mahonya ini...bhuahahahha
Teman2 arif yang lain tepuk tangan sambil meneriakkan kata2 menjijikan...
"Cium Cium Cium"
Wah, emang aku cowok apaan pake cium2?" mau pipi kiri kanan atau bibir...heuheuheu
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Keisenganku mulai timbul, itu potongan kue dipiring kertas aku templokin kewajah arif, sontak semua yang ada disitu tertawa dan mereka mulai melempar2 sisa lalapan di depan mereka, jadilah itu perang daun kemangi, kacang panjang dan timun.
Pintar juga si arif ngambil keputusan waktu itu, coba dia ngasih salah satu antara lina ato dian...pasti bakalan ada perang urat syaraf antara dua wanita itu..wkwkkww..arif arif..gak abis2 akalmu..
Setelah kami semua penuh dengan cream dan lalapan, mulai banyak teman2 yang pamit pulang karena sudah kenyang dengan menu sore itu. Menu ayam goreng
penyetan..wkwkkww..kebiasaan anak kost kalo dengar traktiran pasti rame..pokok e makan...
Arif masih setia dengan gandengan kedua wanita yang saling memandang sinis itu ketika menuju kekasir membayar semua acara tadi.
Yani mengajakku pulang kekostan yang gak terlalu jauh dari situ.
Ketika sampai kostan, terlihat itu "bar" sudah menunggu 3orang..mas antok mas farid dan bung pila. Mereka hanya tersenyum melihatku yang penuh dengan cream dari kue ultah tadi. Aku dan yanipun pamit kekamar.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Ane : Ni, aku mandi dulu ya, ini badan gak enak banget (melepas baju yang penuh cream)
Yani : makanya kue itu dimakan bukan di taro dimuka. (senyum isengnya)
Ane : hehehhe kan seru jadinya tadi pada lempar2an lalapan. Yani : kasian ya dian sama lina, kalah sama kamu yank. (dia duduk di atas kursi sambil membaca novelku)
Eits...novel darimana?" Wkwkwkw..itu novel dari marisa gan, dulu dia pernah ngirim novel dengan judul "Jangan Jadi Bebek" kalo gak salah.
Aku beranjak ke kamar mandi membersihkan diri, sekitar 20menit terasa sudah bersih badan ini dari cream. Akupun kembali kekamar.
Terlihat yani masih asik membaca novel itu, dia membolak balik kertas putih di beberapa halaman belakang. Disana tertulis beberapa kata2 marisa dengan pena berwana biru. Kurang lebih seperti ini :
"Ikuti kata hatimu..
Karena hati tidak akan salah memilih
Jangan pernah menjadikan nafsu sebagai temanmu Karena nafsu menyesatkan..
Mungkin aku tidak dsini denganmu tapi percayalah..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani aku disana selalu memikirkanmu
Teruslah bahagia kekasih hatiku Senyumlah melihat langit
Aku yakin senyum itu akan sampai kepadaku Karena setiap senja, langit selalu menceritakan kisahmu
Aku merindukanmu cintaku Semoga kaupun merinduku disini Mimpikan aku dalam tidurmu Karena mimpiku hanya tentangmu Biarkan mimpi kita yang bersatu
With love.. Elizabeth Marisa S."
Kurang lebih seperti itu kata2nya. Novelnya dulu dipinjem sama ponakan waktu balik ke rumah. Entah sekarang mungkin sudah ilang...wkwkwkw
Quote:Yani : yank, ini kenangan dari marisa?" Ane : iya..hehehhe..dulu dia ngirim lewat pos (aku mengeringkan kepalaku dengan handuk) Yani : trus kalian masih pacaran skrg"
Ane : masih, terakhir nelpon 2minggu lalu.. (ah, koq jadi keceplosan gini, aku sedikit menutup mulut dengan handuk)
Yani kembali membaca ulang kata2 marisa itu. Dia kembali menoleh kearahku yang sedikit tidak enak karena mulut asal
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani nyerocos tadi. Quote:Yani : bagus ya kata2nya (senyum manis) Ane : hehhehe (aku mendekatinya dan melepas novel itu dari tangannya)
Ane : maaf ya, aku jadi bawa2 marisa saat sama kamu. Yani : gapapa koq (senyum manis lagi)
Aku menciumnya mesra, semata2 menegaskan aku masih dsini dengannya dan tidak hilang bersama marisa.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 30. Ultah Arif Aku menciumnya mesra, semata2 menegaskan aku masih dsini dengannya dan tidak hilang bersama marisa..
Aku beranjak ketempat jemuran depan kamar mandi dan menjemur handuk yang masih tercium aroma cream kue ultah arif. Terlihat arif baru selesai mandi.
Quote:Ane : weh cok, mana itu 2 emak2 ngamuk barusan (isengku)
Arif : udah ta suruh pulang.
Ane : pake acara jambak2n gak tadi (aku mengangkat2 kedua alis)
Arif : gak lah, oiya makasih dah buat heboh tadi, kikuk nek koe gak lemparin kue tadi (dia menepuk2 bahu kiriku)
Ane : wkwkwkkw...santai, sodara harus gitu (sok cool) Arif : eh, sodara apane, kapan ibuku nikah sama bapakmu (tatapan skepticnya)
Ane : wah asyu i, mau sok cool gak jadi
Kamipun tertawa lepas disitu..seperti biasa, kalo sama arif, gigi ane gak pernah basah, kering terus karena
tertawa...kwkwkwkw Quote:Arif : eh cok, ntr malam jgn kemana2..ikut kami ya" Ane : kemana cok?"
Arif : wes melu wae, ntr jgn nginap tempat yani koe, tu dengkul dah gak bebentuk koe genjot terus (doi melirik kearah kakiku)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : sempak emang aku cowok apaan?"
Lagi2 kami tertawa lepas. Arifpun menuju kamarnya mengganti baju dan ngumpul di "bar", aku pamit kemereka untuk mengantar yani pulang dulu.
Setelah mengantar yani, tidak lupa cipika cipiki cibir, aku melenggang kekostan lagi. diparkiran motor mereka sudah siap2 berangkat.
Quote:Ane : weh pada mau kemana" Arif : wes melu wae, kakean takon koe. Ane : sek ta ambil jaket dulu.
Aku sedikit berlari kekamar sekedar mengambil jaket dan menuju parkiran motor. Dan mulailah pasukan jomblo kawakan ini mengelilingi kota yogya.
Mulai dari arah amplaz tembus ke jalan ringroad utara dan melenggang entah kearah mana...wwkkwkwkw
Ternyata benar2 kami mengelilingi yogya lewat ringroad. Sekitar jam 10 malam, sampai juga kami di jalan Magelang dan berhenti disalah satu club disitu.
Kalo gak salah Jogja Jogja (JJ).. dan mereka mengajak masuk kesitu..
Tempat apaan ini?"" baru pertama ini ane masuk. Tapi
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani ternyata tidak mulus langkah pertama. Ane dipanggil oleh security.
Quote:Security : maaf mas, sendal jepit tidak diperbolehkan disini.
Ane : heheheh, (garuk2 kepala kemaluan, eh malu)
Security itu mengganti sendal jepitku dengan sendal yang agak kerenan dikit. ane dikasih nomor untuk menukarnya lagi nanti ketika keluar.
Jeng jeng jeng...biar dramatisir...
Kesan pertama masuk, gak enak banget, remang2 malah lebih kegelap menurut ane..wkkwkwkw..maklum kebiasaan dari orok kena sinar matahari yg 7biji itu...ruangannya ya pengap, asep rokok dimana2..mana bau minuman lagi..ah sesak nafas aku...
Mas Farid dengan santainya menyalakan korek api keatas ketika kami memilih salah satu meja kosong dekat tempat joged (dance floor ya bahasa kerennya..wkwkwkw),
Tidak berapa lama ada cewek2 cantik dengan seragam khas tempat itu mendatangi kami.
Quote:Mbak2 : silahkan mau pesan apa" (senyumnya manis betul euy..wkwkwk)
Mas Farid : pesen ini, ini, ini sama ini (doi menunjuk ke kertas
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani yang disdorkan oleh mbak2 tadi, menu apa ya namanya...kyk restoran aja )
Mbak2 : koq cuman 4, teman yang satunya pesan apa" (doi memandang genit ke arahku yang culun ini)
Mas Farid : Ri mau minum apa kamu"
Ane : (sombong dikit dong, masa tempat kyk gini mesen es teh) Air putih aja mas.
Mbak2nya senyum2 genit, mas farid, arif ma mas antok cuman geleng2 ngeliat ane, bung pila ternyata sudh asik sendiri di tempat lantai joged2 kyk orang gila.
Quote:Mas Farid : udh softdrink aja mbak, dia gak minum alkohol.
Mbak2 : oke mas ditunggu, (doi berlalu sambil menatap genit kearah ane)
Sebenernya bukan genit sih, cuman anenya aja yang kegenitan.
Mbak2nya tadi melihat dengan tatapn mengejek, koq ya ada orang kampungan kyk ane ketempat seperti
itu..wkwkwkwkwkw Tidak berapa lama pesenan mas farid tadi sudh datang di anter oleh mbak2 genit lainnya. Dan ane waktu itu dikasih Coca cola botol sedang kyknya...eh cola apa sprite ya
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani lupa...maklum ane teler gan, teler ama softdrink... Oke skip yak...
Gak terlalu berkesan, karena ane tidak bisa nikmati sama sekali, udara pengap asap rokok ditambah bau alkohol soalnya...
Dasar kampungan ya ane ini...maklum gan ane gak level tempat kyk gitu2, ane se-level-an sama
angkringan...wkwkwkwkw Sekitar jam 4 subuh kami kembali kekostan, mereka melanjutkan sesi berikutnya di "bar" mas antok, ternyata disitu sudh ada beberapa krat minuman2 gak jelas.
Dan akupun mulai jadi tempat mereka curhat ketika sudh pada ngelantur kemana2.
Sekitar jam 10siang ane kembali kekamar dan membaringkan badan, lumayan capek menggendong bung pila yang sudah gak berdaya utk kekamarnya.
Ane ngelepas semua baju dan celana yang sudh kyk di asep itu...baunya buat eneq..
Setelah dengan celana pendek, mulailah diri ini melenggang ke pulau kapuk.
Tidak berapa lama, itu pintu diketuk2 orang...ah siapa lagi sih,
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani baru juga merem...karena ketukan kamar semakin keras, akupun membuka pintu, dan yani dengan senyum manisnya telah berdiri disitu..
Dia masuk kekamar dengan membawa rantang makanan. Entah apa isinya, ane sama sekali tidak tertarik karena lebih ngantuk.
Quote:Yani : yank, gak ada piring ya"
Ane :.... (masih menenggelamkan kepala di bantal) Yani : yank bangun lah, makan dulu yuk, belum makan kan" (dia menggoyangkan badanku)
Ane : iya iya (aku membalikkan badan melihat karahnya)
Yani mengendus2 tubuhku, kemudian dia melihatku dengan ekspresi yang aku tidak mengerti
Quote:Yani : kamu mabuk ya yank"
Ane : mabuk apaan Ni (mengucek2 mata sesekali menguap) Yani : itu kamu bau alkohol (dia masih mengendus2ku)
Ane : enggak, semalam nemenin mereka ke JJ. Yani : kamu gak mabuk kan" (dia kini memegang kedua bahuku menghadap ke dia)
Ane : beneran, aku rokok aja gak apalagi minum. Yani : ya udah, sana mandi dulu abis itu makan, ni aku masakin tumis kangkung.
Kini dia mulai membuka rantang makanan itu,,,wah aromanya
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani seakan menggoda sekali, itu asep dari rantang terlihat seperti yani yang sedang tidak memakai apa2 menari2 didepan ane....eh...ngelantur, maklum gan ane masih mabok softdrink...wwkkwkwkw
Quote:Ane : mandinya ntr aja ya, makan dulu. (aku kini seakan bisa memanja kedoi)
Yani : gak boleh, sana mandi dulu, baumu gak enak yank (dia mendorong2 badanku)
Ane : ya udah bentar ya, ta mandi dulu. (dia cuma mengangguk melihatku)
Saatku mandi, sambil nyanyi2....lah koq jadi gini...wah masih dalam pengaruh softdrink ternyata..wkwkkwkw
Setelah selesai mandi, diri ini kembali kekamar yang sudah berubah menjadi lesehan dengan menu tumis kangkung.
Hahay, serasa sudah menjadi seorang suami, disana terlihat wanita itu tersenyum manis sambil menyiapkan nasi buat suaminya..dia menyiapkan mkanan itu di tutup rantang yang gak terlalu besar itu. wkwkkwkw...maklum kostan bujang, gak ada peralatan makannya...adanya cuman gelas dan aqua galon tanpa dispenser...
Quote:Ane : emang bisa masak Ni" Yani : jahat kamu yank.
Ane : koq jahat" kenapa"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yani : manggil aku masa make nama" manggil yank apa sayang dong biar sama2, masa cuman aku yang manggil yank. (ekspresinya datar tidak mengharap lebih)
Ane : emang ngaruh ya?"
Yani : gak tau, dah makan yuk (dia sedikit judes kini) Ane : iya iya, mulai sekarang aku panggil yank deh.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 31. Magelangan Setan
Quote:Ane : iya iya, mulai sekarang aku panggil yank deh..
Dia tersenyum manis lagi, sesekali dia menyuapiku...entah harusnya kebalik kan ya, aku yang harusnya nyuapin dia...wwkkwkwkw..ah sudhlah ane akui ane kurang dalam masalah kyk gini2.
Quote:Yani : gimana yank" enak gak masakanku" Ane : enak Ni, eh enak yank (sambil tetap makan kangkung yang benar2 enak itu)
Yani : besok2 makan dikostan ku aja ya, aku dah beli kompor buat masak.
Ane : hmmm (mulut ini masih menikmati tumis kangkung ala chef yani ini)
Diapun terlihat sangat bahagia dengan diri ini yang sangat lahap. Asik, lumayan buat hari ini, aku sedikit bisa membuatnya bhagia. Alesanne cok, bilang aja karena laper, trus dpt makan gratis..
... Tidak terasa di kampus sudah masuk ke UAS semester 2.
Kini kamar yani sudah seperti kamar ke-2ku. Aku sering tidak pulang kekostan karena pakaianku sudah banyak di kostan yani. Yani juga sekarang hampir tiap hari memasak apa yang sering keluar dari ideku.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Ane : yank, besok masak kelor yuk" aku kangen masakan nenek dirumah. (sambil membaca beberapa catetan di buku binder hitam milikku)
Yani : hah...kelor?" emang bisa dimasak yank" Ane : eh, belum rasain aja. Ntr pasti suka.
Yani : bukannya kelor itu buat mandiin orang mati yank" Ane : iya memang, tapi ditempatku dijadiin sayur juga.
Yani yang baru pertama itu mendengar tentang kelor yang bisa dibuat sayur terlihat kaget. Dia mendekatiku dan melepas binder yang sedang kubaca.
Quote:Yani : serius yank?"
Ane : apaan" ganggu orang belajar aja sih, tadi katanya mau masak"
Yani : itu kelor beneran bisa dibuat sayur?"
Ane : serius sayang...ntr aku yang masakin deh. (aku mencubit kedua pipinya)
Dia kembali membuka bungkusan tempe garit yang dia beli di penjual sayur keliling yang sering mampir kekostanya.
Quote:Yani : eh tapi yank" (dia berbalik melihatku) Ane : apa lagi yank?"
Yani : beli kelor dimana" prasaan gak ada yang jual kelor deh" Ane : udah, ntr malem aku masakin sayur kelor..ntr aku minta di
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani deket kuburan sana kelornya.
Yani : ih...serem ah yank, gak usah.
Ane : hahahha...kamu ini ada2 aja. udah pokoknya ntr aku bawain kelor.
Yani : emang kamu bisa masak yank" (dia penasaran melihatku)
Ane : Ngece, gini2 aku jago masak.. (aku kembali sibuk membaca materi)
Yani : ih yank, kalo ditanya itu dijawab (kini bungkusan daun jati itu melayang keatas binderku)
Ane : iya sayang, beneran..aku dari SMA sudah mulai kost...kost dulu ya komplit alat masaknya, kompor, wajan, piring, periuk ada semua (jelasku melihatnya yang tak percaya)
Yani : trus kenapa gak pernah bantuin masak"
Ane : yee...emang kamu pernah minta tolong aku gitu" paling juga disuruh megang mangkok.
Yani : ya udah, sekarang kamu yang masak ya yank, pengen nyicipin masakanmu.
Ane : ya besok toh yo...kan besok masak sayur kelor Yani : gak usah ah yank, takut aku, ntr malah kesurupan. (dia mulai bergidik pelan)
Ane : wkwkwkwkw...ya udah gak jadi..artinya aku gak usah masak kan.
cRot.Ex Chapter B ;

Cantika Mandriyani Karya R. T. Eriwanto di http://ceritasilat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Cantika Mandriyani Yani : yee tadi dah janji mau masakin aku
Dia kini duduk disampingku...dia meninggalkan tempe garit yang sudah di lepasnya dr bungkusan daun jati itu.
Yani : yank... Ane : hmmm (masih sibuk membaca) Yani : yank...
Ane : kenapa lagi" (aku membalik muka melihatnya)
Hahahhaa, itu mulut dah dimonyong2in, dekat banget itu didepanku. Mulailah sang buaya memainkan perannya. Yani yang sangat bernafsu dengan yang bibir ini akan lakukan, harus menahan kecewa karena lagi2 kampret pengganggu.
"Wah enak nih ada tempe garit" suara joko dari luar kamar...ane yakin ini dia ngerti apa yang kami lakukan, cuman sok2 polos aja gak tau apa2...wkwkkwkw
Aku dan yani sedikit kaget dan menyudahi yang kami lakukan, kembali sang buaya ini membaca buku binder seperti tanpa dosa. Yani kini mengarah ke pintu.
Quote:Yani : heh, datang gak ngetuk2..ganggu orang aja (itu mulut ketus banget yak)
Joko : yee emang lo lagi ngapain?"" (tanyanya tanpa dosa) Yani : mau minta apaan lagi?"" (gerutunya kini) Joko : gak ada, mw ngajakin tuh cowokmu..(melirik ke arahku yang sok2 sibuk baca buku)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : kenapa Jo" (hahay sok kalem buayanya)
Joko : PSan yuk, hendi gak tau ilang kemana, gk ada teman we Yani : udah jgn maen game mulu, cari cewek sana. (lvl pedesnya 9,5 wkwkwkwkwk)
Ane : udah Yank ah, jgn kasar kenapa" (aku berdiri kearah pintu)
Yani : itu tu, uas aja gk belajar malah maen PS trus. Ane : udah udah, sorry jo, kyknya gak bisa aku mw belajar (sambil menunjukkan buku binder)
Joko : yo wes, we main sendiri aja dah. (doi ngeloyor pergi)
Yani kembali mengubek2 tempe garit yang entah mau di apain itu..wkwkwkw...mau dicincang kyknya..hapal aku polanya sekrang, tiap lagi asik2nya trus ada yang ganggu itu moodnya langsung parah.
Quote:Ane : yank, aku masakin magelangan mau?" Yani : emang bisa?" (biasa masih ketus)
Ane : bisalah...malam ini kita makan magelangan ya, magelangan ala chef eri (tersenyum manis didepannya) Yani : beneran ya, awas kalo gak enak. (itu tempe makin ancur dibecek2 make piso dapur...wkwkwkkw)
Ane : iya iya, yuk cari mie rebus dulu.
Dan dia menggandeng tanganku menuju kewarung. Tapi sore itu, tidak sempat dia bergosip ria dengan emak2 penjual,
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani karena lumayan orang yang belanja...aman, gak perlu ngeliat rumpian emak2...
Akupun sore itu menjadi koki dadakan, pernah sih dulu dikostan waktu SMA buat yang namanya magelangan...eh bukan magelangan kalo di kota asalku, lupa namanya, pokoknya mirip magelangan lah kalo di yogya ini..
Perpaduan antara nasi goreng dan mie goreng...rasanya itu permisa....lah jadi pak bondan gini...
Setelah berapa lama berkutat dengan wajan dan kompor, akhirnya terciptalah magelangan yang kelihatan merah karena kebanyakan sambel ala chef eri...wkwkwkw...yakin ini yang makan bakalan kena diare... Yani...siap2lah kau bolak balik kamar mandi nanti malam..wkwkwkkw
Setelah meletakkan magelang di piring, akupun menyiapkan air minum di mug yang agak besar itu.. aku sudah sedikit lucu membayangkan apa kejadian selanjutnya terhadap yani...Iseng lvl akut ku kumat ternyata...
"Tadaaaa" gayaku mirip kyk chef2 handal mengangkat hasil masakannya
Yani terlihat antusias dengan magelangn yang kini kubawa kehadapannya yang sedang membaca catetan dibuku binderku.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Ane : ni dah mateng makan gih (aku meletakan magelang dipiring didepannya, tapi bukan yani namanya kalo gak manja)
Yani : gak mau...suapiiin (manja seperti biasanya) Ane : hadeh, mbok makan sendiri yank.
Yani : gak mau...(dan mulut monyongnya keluar, taroin pantat wajan di bibirnya enak kali yak..wkwkkw)
Ane : iya iya ah gitu aja ngambek (akupun mengambil sesendok magelang)
Ane : a...a.... (aku mengarahkan sendok ke mulutnya yang monyong, saat membuka mulutnya aku tarik sendok itu mengarah ke mulutku sendiri)
Ane : enak loh yank (sambil mengunyah2 magelangan itu)
Terjadilah adegan gelitik menggelitik itu lagi...ini magelangan dimulut mulai muncrat kemana..
Quote:Yani : jorok ah, makan kyk gitu kemana2 nasinya (doi menjulurkan lidah setelah menggelitiku)
Aku meminum air yang ada dimug tadi, sial malah aku yang kena jahilannya. Aku membersihkan nasi2 itu di sekitar bajuku.
Quote:Ane : ya udh, ini beneran deh aku suapin (mengambil sesendok magelang buat yani)
Satu dua suapan yani masih terlihat menganalisa rasanya...suapan ke tiga terlihatlah itu mukanya mulai
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani memerah kepedesan...nyahok...kena juga jebakan buaya darat...bathin ini tertawa jahat.
Quote:Yani : yank air...huh..hah...air yank pedes...(dia mengipas2 mulutnya)
Ane : kenapa yank?" air apa?" (polos tanpa dosa) Yani : yaaaaaank...minta air...
(wkwkwkw...geli2 sendri aku ngingat ekspresinya waktu itu)
Akupun mengambil air di mug tadi dan menyerahkan ke yani, itu air se-mug gede langsung habis. Dia malah mengambil air lagi ke dispenser. Bener2 kepedesan kyknya cewek ini...
Tapi dia kembali membuka mulutnya untuk kusuapin lagi...ya seperti tadi, tiap 2 suapan dia kembali meminum air di mug...
Sekitar 20menit, penderitaannya selesai...magelangan di piringya sudah habis..dan dia seperti mengeluarkan api dari mulutnya...entah berapa kali dia bolak balik mengambil air. Modyar o Ni...sok2an kuat...geliku dalam hati.
Quote:Ane : enak gak yank (senyum kemenangna karena berhasil mengerjainya)
Yani : enak yank, tapi pedes banget (dia sesekali mengipas2 bibirnya yang merah padam kepedesan)
Ane : besok aku masakin lagi kalo mau yank. Dia menggeleng,tetap dengan mengipas mulutnya.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Yani : besok ajarin masaknya aja yank, biar aku yang masak...huh..hah..huh...
Ya begitulah kejadian nya...sejak saat itu ane gak pernah dimintain tolong oleh yani buat masak lagi, tiap ane bilang pengen masak ini, dia langsung mengambil alih, ane cuman jadi mandor yang menginstruksikan bahan2nya.
Kapok dia ternyata gara magelang setan itu.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 32. Mudik Kedua Ketika UAS semester 2 selesai, aku sempat telepon kerumah dikampung, ada niatan buat pulang kampung.
Si Anita dikampung berpesan agar aku membeli hape diyogya. Kalo gak salah waktu itu dia menyuruhku membeli nokiyem 7210i.
Setelah mengambil duit di ATM sekitar 2,5juta kyknya waktu itu, aku mengajak yani ke galeria mall untuk menemaniku membeli hape tersebut.
Setelah mendapat apa yang aku cari, aku sempat mengajak yani jalan2 di galeria mall. tapi ya cuman keliling gak jelas sih, jadi gak ada yang special.
... Skip ke hari kepulanganku ke mataram. ...
Pagi2 aku sudah pamit dengan anak2 kostan, mereka cuman mengingatkan jangan lupa oleh2 saat aku balik nantinya.
Menjelang siang, yani mengantarku ke terminal jombor. Aku sebenarnya sudh melarang doi ikut, ya bukan karena apa, aku paling malas yang namanya perpisahan..walaupun perpisahan sebentar saja..karena kampus cuman libur 2minggu. Tapi doi tetap bersikeras mengantarku waktu itu. Jadilah pas
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani aku akan naek bus, dia menangis2 seperti di sinetron2 itu..ah males banget jadinya..
Quote:Yani : yank, kangeen (beh belum juga dilepas pelukan udah kangen aja)
Ane : halah, pulang cuman bentaran koq paling 2 minggu dirumah.
Ane : udah ah, malu diliatin orang2 (aku melepaskan pelukannya)
Yani : ntr aku telepon ya kalo dah dirumah.
Ane : iya iya, dah ada juga kan nomor hapeku eh bukan hapeku ding, hapenya anita...
(aku menghapus buliran disudut matanya)
Dia mengangguk pelan, aku mencium keningnya dan melangkah naek kebus Safari Dharma Raya. Terlihat dia dibawah melambai kearahku di atas bus. Hahaha...alay banget waktu itu pokoknya.
... Oke skip lagi, malas menceritakan gimana
perjalanan...sebenarnya sudah mulai terbiasa badanku kali ini, tapi ya masihlah rada2 mual sedikit...hehehhe..
... Menjelang isya besoknya, bus safari sudah memasuki terminal mandalika dan seperti biasa, ane kyk orang ilang disitu. Menunggu jemputan Anita.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Tidak berapa lama, ane ngeliat mobil yang pernah ane naekin dulu pas balik keyogya, yap itu mobil pacarnya. Akupun melangkah kearah mobil itu dengan tas ransel andelan.
Saat berhenti dan mereka membuka pintu, terlihat juga disana cewek gila yang menghajar kepalaku dengan gayung 6bulan lalu...wkwkkwkww..Marina marina...apa kabarmu..masihkah kau ingat dengan sansak gayungmu pagi itu?""
Seperti biasa, anita dan pacarnya menyalimi tanganku. Dan lagi2 si Marina terlihat salah tingkah ketika
mendekatiku..akankah dia memelukku atau dia telah menyiapkan gayung baru untuk menghantam kepalaku?"
Ternyata dia lebih memilih memelukku lagi...hahay tentulah sang buaya teriak kegirangan.
Quote:Marina : kakak eri, kangeeen (dia memelukku) Anita : cie cie yang kangen2an (tersenyum bersama pacarnya) Ane : udah udah, kangennya ntr aja, pulang dulu deh, badanku masih pegal (aku melepaskan pelukan marina)
Setelah itu kami menuju kostan anita, tidak berapa lama kami sampai di kostan itu, aku bergegas kekamar mandi karena sudah terasa diujung..kebelet pipis..wkwkwkw
Sesaat didalam kamar mandi aku seperti mengingat2 kejadian dulu ketika tragedi gayung kamar mandi itu terjadi. Senyum2lah
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani diri ini ketika kembali kekamar anita.
Quote:Marina : heh kak, senyum2 aja kyk orang gila (logat lomboknya keliatan banget, oiya kalo gak salah dia ini orang lombok timur)
Ane : hehehhehe (garuk2 kepala) Marina : senyum2 kenapa kak"
Ane : inget aja pas dulu kamu gebukin kepalaku make gayung di kamar mandi (aku menjelaskan sambil sedikit senyum2) Marina : kakak masih ingat ya, aku udh lupa padahal. Ane : gimana bisa lupa sama cewek gila yang membuat kepalaku benjol (senyum mesum polos andelan keluar)
Marina : ih kakak gitu ya, awas ntr aku pukul lagi biar tetap ingat sama aku.
Kami tertawa mengingat2 kejadian dulu.
Tak berapa lama, anita datang membawa makan malam kami ber-4 malam itu. Seperti biasa, butuh waktu lumayan buat perut ini menyesuaikan rasa masakan lombok, ditambah sedikit rasa mabok perjalanan jauh..Jadilah diri ini sedikit eneq dengan makanan.
Anita dan pacarnya kelihatan sangat menikmati makan malam mereka, ane liat dari tadi marina senyum melihatku. Quote:Ane : apaan sih ngeliat trus senyum2 gitu" (senyum
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani buaya biasanya) Marina : gk kok, geer bangat kak. (dia menjulurkan lidahnya...seperti marisa..ah, marisa lagi..) Sontaklah diri ini sedikit berubah ekspresi. Quote:Marina : kak, pulang ke sumbawanya kapan"
Ane : besok paling. (sedikit tersadar dari lamunan tentang marisa)
Marina : jgn besok kak, kita jalan2 besok ya" kampus kamii juga udah libur, nanti kakak pulang bareng Nita aja, gimana"
Anita : iya kak, besok jumat aja kita pulangnya, aku masih ada tugas yang belum selesai (nyeletuk sambil sibuk dengan makan malamnya)
Ane : ya kalo balik kekampung sih gak buru2 amat, bisa ditunda. Masih pegal juga kalo dilanjut ke sumbawanya (hahay pandai betul buaya ini mencari alesan, padahal mau ngembat Marina yang ngajak jalan2 tadi..buaya emang gitu gan, cuekin aja.. )
Marina berhenti dengan segala aktifitas makannya, kini tanganya terangkat keatas,
Quote:Marina : asik besok kita jalan2 ya kak. (senyum girang) Ane : emang mau kemana" aku gak tau daerah sini. Marina : besok ke mall aja ya, jalan2 sambil cari makan.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : oiya, dulu kan kamu janji nraktir aku makan..nah besok jadi traktir kan.
Marina : oke kak (dia mengedipkan sebelah mata genitnya)
Hahay keliatan lagi sifat anak kostnya, yang paling di inget itu pasti traktiran..anak kost emang gitu..yo yang anak kost mana suaranya..
Sehabis makan malam, aku menyerahkan pesanan anita, hape nokiyem 7210i yang sudah aku beli di yogya kmrn. Dan seperti orang2 pada umumnya dia sangat gembira dengan hape baru.
Stengah sebelas malam, diri ini sudah terlelap akibat capek perjalanan, tapi lagi2 itu pintu kamar digedor.
Asek, marina kyknya mau nemenin buaya ini bobok...mayan pijet gratisan sorak buaya dalam diri ini. Tetapi kenyataan berkata lain, bukan marina yang didepan pintu, tapi anita yang menyerahkan hape barunya itu.
Quote:Anita : kak, ini ada telepon dari teman kakak di yogya. Ane : siapa dek"
Anita : ini kakak tanya aja, aku mau tidur dulu (diapun meninggalkan ku dengan hape itu, dia menuju kamarnya marina)
Quote:Ane : halo" ... : halo yank, udah tidur" (suara yani diujung sana)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : belum sih, hehehhe
Yani : tadi siapa yank" suara cewek tadi yang angkat. Ane : itu tadi nita, yang punya hape yank. Yani : owh, kirain selingkuhanmu...
Halah, belum apa2 sudah nyangka ane selingkuh aja...emang aku sejahat itu kah?"" Hellow, yani itu selingkuhanmu dari marisa...sadar diri woy buaya buntung...
Quote:Ane : jgn gitu ah yank, masa gitu aja cemburu. Yani : yee geer amat, sapa yang cemburu (ane yakin itu mulutnya monyong)
Ane : telepon di mana yank" tumben. Yani : ini lagi diwartel.
Ane : emang ada wartel buka jam 11 gini"
Yani : baru jam stengah 10 yank, jam mu salah kali yank
Oiya ane baru sadar, ternyata lombok yogya itu berbeda 1,5jam kyknya kalo gak 1jam..ane waktu itu liat jam weker dikamar anita soalnya.
Quote:Ane : sini dah jam 11 yank. Tumben belum tidur.. Yani : owh beda 1 jam yank. belum ngantuk, kepikiran kamu terus. (mulai manja2nya keluar)
Ane : kepikiran apa emangnya...hehehhe Yani : pengen pelukkk...(menjadi2 lah manjanya itu) Ane : hus main peluk2 belum muhrim tauk (iseng sang buaya
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani keluar sodara2) Yani : owh jadi gitu sekarang, ok besok2 balik keyogya jangan megang2 ya. (seperti biasa, suara pedes lvl 9,5nya keluar)
Ane : yee emang aku balik kyogya?" Yani : yank?" jahat ih
Ane : beneran aku udah gak boleh balik ke yogya, tadi ditelepon sama ibu dirumah, gak boleh balik keyogya lagi. Yani :...
Isengmu keterlaluan woy, itu anak orang nangis lagi...sadarlah wahai buaya..
Quote:Ane : yank halo yank...gak gak, tadi cuman becanda...halo halo..
Yani : jahat kamu yank..udah aku mau pulang. Tut tut tut...
Wkwkwkkw...beneran ngambek anak orang...ah sudahlah paling besok telpon lagi...
Akupun hendak membaringkan diri dan meletakkan hp di lemari samping tipi. Dan terdengar lagi itu ringtone khas pabrikan nokiyem itu. Kan kan doi nelpon lagi. Dan benar saja, tertera nomor (0274) ***** dilayar 127x127 pixel itu.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Ane : halo ada yang bisa dibantu?" Yani : yaaank...kangeeen
Ane : ini dengan siapa ya?" (lagi2 iseng yang keluar) Yani : yaaaaank...
Ane : anda siapa" apakah kita pernah ketemu" (wkwkwkwk buaya woy, ngambek beneran anak orang)
Yani : jahat kamu yank. Tut tut tut...itulah terkahir dia menelpon malam itu...wkwkwkkw
Ane sengaja ngerjain, ane tau banget bakalan kemana obrolan kami selanjutnya. Ane bukan orang baru dalam hal telpon2an kyk gini..nelpon ke hape itu nauzubilleh mahalnya..ane yang nelpon ke nomor rumah marisa aja bayarnya mahal banget...wkwkwkwk..
Ah, sial kenapa harus nyinggung2 marisa coba.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 33. Sehari Bersama Marina
Ah, sial kenapa harus nyinggung2 marisa coba...
Aku sepertinya teringat dengan kata2 yani barusan tentang selingkuh. Secara aku sudah selingkuh dengannya di atas kepercayaan marisa yang jauh disana.
Memang, sekarang aku menyadari dihati ini sudh mulai bisa merasakan cahaya yani, walaupun tidak terlalu bersinar seperti milik marisa. Tapi sinar itu seakan dapat memaparkan sedikit cahaya berbeda di antara terangnya cahaya marisa.
Entahlah, aku masih bingung dengan rasa ini, benarkah rasa ku terhadap yani adalah rasa sayang, ato hanya rasa prihatin atas masa lalunya..apakah aku sejahat itu kepada
marisa..ahhhhhh...hidupku mendadak rumit gini..
Malam itu dengan banyaknya pemikiran tentang cinta 3 dimensiku mengiringi kealam mimpi.
Eh..keren yak bahasanya...cinta 3 dimensi...hahay...otak buaya ini lumayan kreatif kyknya... kreatif = kere aktif...
... Pagi mnjelang, diri ini dibangunkan lagi2 oleh teriakan ringtone ciri khas nokiyem itu. Ternyata itu panggilan dari paman di rumah, doi sudah pernah ane telepon dengan nomor ini ketika dyogya. Akupun mengangkatnya.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Paman : halo Ri"
Ane : salam lekom paman gimana kabarnya" Paman : waalaikumsalam, kapan jadi pulang kerumah" Ane : paling besok, smlm anita katanya masih ada tugas yang belum kelar, jadi biar besok barengan
Paman : oh ya udah..iya bareng2 aja biar anita ada temannya di jalan.
Ane : iya paman, salam sama bibi emak bapak.. Paman : ya udah assalamualaikum
Ane : waalaikumsalam Tut tut tut...telepon terputus.
Akupun bergegas mandi, karena badan masih sedikit pegal. Dengan peralatan mandi dari dalam ransel, akupun bergegas menuju kamar mandi diluar kamar.
Ini kostan jam segini belum pada bangun, kebo juga penghuninya gumamku. Gagal lah diri ini melihat pemandangan pagi2 melihat cewek2 lombok dengan celana gemes dan tanktop di pagi hari..wkwkkwkw...ada maksud tersembunyinya juga ternyata...buaya buaya...ta kuliti koe ta jadiin tas...hahay.
Setelah diri ini selesai mandi dan beranjak kembali kekamar, barulah ane sempat liat kamar deket kamar mandi terbuka dan....sueger, cewek itu memakai pakaian seperti yang buaya inginkan..mayanlah cuci mata pagi2...walaupun ceweknya
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani lebih mirip emak lampir dengan rambut urak2an.
Setelah memakai jeans dan kaos hitam dengan dagelan2 khas yogya itu, ane menyalakan tipi..belum berapa lama melihat acara2 gak jelas, hape itu berbunyi lagi..siapa lagi yang telepon hadeh..
Ane liat ternyata cuman alarm yang ane set di jam 7 pagi pas di yogya beberapa hari kemarin..
Selang berapa lama, pintu kamar digedor, anita saat itu masuk mengambil pakaian putih khas perawat tempat dia kuliah.
Quote:Anita : kak, ntr jalan2 sama Rina aja ya, aku banyak tugas dikampus gak bisa nemenin.
Ane : iya, ntr juga paling tiduran aku dikostan, males sebenarnya mau jalan, masih capek
Anita : ya udah kakak tidur aja, gak usah jalan..ntr aku bilangin marina
Ane : eh, jgn gak enak sama dia udha janji juga semalam..gapapa deh (senyum buaya mesum penuh siasat) Anita : yaudah aku siap2 dulu kak, ntr kalo keluar kuncinya taro di atas jendela aja.
Ane : siap (mengangkat kedua jari ke alis kanan)
Anita pun menuju kamar mandi, 30an menit kemudian dia kembali mengambil tas khas emak2nya dan pamit kuliah, sperti biasa dia menyalami tangan ane yang lebih tua dari doi.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Setengah sembilan, barulah marina yang terlihat cantik dengan baju kaos putih dan celana jean 1/4 itu mengetuk pintu kamar yang sedikit terbuka.
:: ini koq semua cewek dibilang cantik..benar2 tukang ngibul nih tsnya...owh..tentu tidak, cewek itu dibilang cantik gan, kalo cowok itu ganteng...kalo banci..au ah gelap...wkwkkwwk
Quote:Marina : kak, ayo sekarang jalan2nya. (doi masuk kekamar)
Ane : mw jalan kemana emangnya"
Marina : mmm...ke mall aja deh, aku traktir es krim gimana" (senyum manis polosnya siap buat diembat buaya ) Ane : ayuk dah.
Wkwkwkkw...jgn sekali-kali diri ini dipancing dengan kata traktir, tentu diri ini tidak akan menolak...anak kost kere gitu..hahay..
Kamipun berjalan menuju kejalan raya yang berjarak sekitar 5menit dr kostan. Dia menghentikan salah satu angkot dikota itu, aku hanya mengikutinya dari belakang ketika dia naik dan duduk disalah satu kursi.
Sekitar 15menitan sampailah kami di komplek pertokoan, ane ngeliat sih gak terlalu gede2 amat kyk diyogya. Mallnya juga seperti biasa aja. Maklum belum terlalu maju kyknya waktu itu. Dia mengajakku kesalah satu depot es cream, dia membeli 2
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani buah es cream yang ane lupa namanya. Dia mengajakku duduk disalah satu kursi disitu.
Quote:Marina : kak, semalam telepon dari siapa" Ane : telepon semalam" yang mana" (mengelaklah sang buaya)
Marina : yang semalam kak, yang nita nganter hp ke kamar kakak" (dia antusias menunggu jawabanku)
Ane : owh...yang itu... (belum selesai kata2 ini) Marina : dari pacarnya ya"
Ane : hehehehe (cuman bisa garuk2 kepala gk jelas)
Marina : pacar kakak cantik gak"
Ane : eh..itu ice cream dimakan bukan dimain2in (mengalihkan pembicaraan)
Marina : gimana kak" cantikan mana marina sama pacar kakak semalam" (doi tersenyum genit)
Ane : udah2 bahas yang lain kenapa.. (entah aku mendadak sensi jika terlalu disudutkan)
Marina : jawab dulu kak..
Ane : kalo sama yani kamu hampir sama, sama marisa kamu kalah jauh...(lirihku pelan)
Marina : kenapa kak" gak denger (dia tersenyum kecil) Ane : udah dong, aku gak terlalu suka bahas kyk gini2..hehehhe (masih tetap berusaha tersenyum)
Marina : ya udah, yuk jalan lagi (dia mengambil es cream itu
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani dan menggandeng tanganku)
Hahay, beruntungnya sang buaya ini, digandeng cewek euy...moga ketemu pemburu buaya, biar ditembak trus dijadiin tas itu kulitnya...
Tidak ada yang special sebenarnya, kami hanya mutar2 gak jelas di mall itu. Sesekali berhenti di toko2 sepatu, trus lanjut lagi tanpa membeli.
Beneran capek banget kyk gini ini, belum ilang capek dari perjalanan kemaren, ini di ajak muter2 mall gak jelas lagi...hadeh..
Menjelang sore sekitar jam 3 akhirnya marina terlihat kecapean dan mengajak pulang. Bisa capek juga ternyata...wwkkwkwkw
Quote:Marina : kak, pulang yuk. Ane : ayuk, kamu gak lapar Rin"
Marina : lapar sih kak, tapi ntr di kostan aja makannya. Tadi Nita katanya mau buat plecing kangkung.
Whaaaat...plecing kangkung lagi, kyknya gak deh, aku gak mau diare lagi yang ujung2nya jadi tragedi gayung kamar mandi kyk waktu itu.
Quote:Ane : ya udah yuk balik.
Marina : gendong kak, aku dah gak kuat jalan. (dia mulai manja2 gk jelas)
cRot.Ex

Cantika Mandriyani Karya R. T. Eriwanto di http://ceritasilat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : hadeh, malu diliatin orang2 ah. Marina : huuu...kakak jahat tega liat aku capek. (yang nyruh jalan2 tadi sapa coba...aku lagi yang disalahkan...wkwkkwkw)
Ane : udah ntr pas masuk gang kostan aja gendongnya..malu aku dsini rame kyk gini juga (berniat ntr kalo di angkot doi lupa) Marina : beneran ya kak.
Ane : iya iya.. Kamipun berjalan menuju jalan yang tidak terlalu jauh dari mall itu, marina menghentikan angkot yang sesuai dengan tujuan kami.
Terus terang seandainya aku di bawa kearah lain juga aku bakalan ngikut2 aja. asli ane buta dengan kota mataram ini.
Ane melewati mataram dan langsung keyogya waktu itu. Jadi jika ada yang nanyain tentang wilayah mataram, ane sama sekali blank.Heheheheh.
Setelah turun dari angkot menuju gang, ane sudah bersiap2 sebenarnya menjadi kuli gendong lagi, badan Marina juga gak terlalu besar soalnya. Dia pendek malahn, dia kalo berdiri dengan ane skitar sebahulah.
Tapi, ane terselamatkan, doi kyknya sudah lupa dengan acara gendang gendongnya tadi. Amannn.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Sesampainya dikostan, kami sudah disambut oleh plecing kangkung yang bau sambelnya itu hanya tercium bau cabe.
Marina menuju kamarnya dan mengganti pakaiannya, dia sekarang make celana gemes dan kaos oblong putih sedikit tipis. Hadeh, sungguh menggoda iman...untunglah ane udah tobat..jadi tidak tergoda akan hal itu...
Quote:Anita : ayo kak, sini makan, dah ditunggu andi dari tadi. (dia mengambil piring)
Marina : sini aku ja Nit (beuh, ane serasa orang plg ganteng dewe diperebutkan marina wkwkwk)
Ane : eh itu sambel plecingnya bisa dikurangi gak" Anita : kenapa kak"
Ane : ya dulu kan gara2 plecing juga kepalaku digebuk Marina.
(andi tertawa pelan mendengar kata2ku barusan, dia baru ngerti kejadian dulu)
Marina : ya ampun kak, masih aja di ingat2 (dia sedikit kasar menyerahkan piring yang udah diisi nasi itu)
Ane : iya iya gak lagi deh, udah..udah makan yuk...
Kamipun makan sore itu didepan teras kamarnya Anita. Tapi kali ini makannya biasa aja karena itu sambelnya gak terlalu banyak..tapi yang buat gak enak, ane terlihat cemen dimata Marina, gak berani sama pedes..wwkkwkw..buaya woy, sadar diri....
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Pagi menjelang, aku dan anita kembali diantar oleh Andi dan marina ke terminal mandalika. Setelah mendapat tiket titian mas, anepun menaikkan barang bawaan anita ke atas dikursi sesuai tiket kami.
Anita msh dibawah bersama pacarnya, dan marina terlihat gelisah lagi disana. Ane tiba2 kepikiran gimana dulu pas doi ane tinggal ke yogya.
Quote:Ane : kyknya ada yang mau ditinggal nih (ane ngeledek andi)
Marina : kakak genit, godain aku terus (ke geeran) Ane : eh geer, tu andi tu yang mw ditinggalin pacarnya. (melihat kearah andi dan anita)
Marina : owh kirain.. (doi menunduk malu)
Anita : Rin, ikut kekampung yuk, ntr biar bisa main sama kak Eri (ni ponakan balik ngerjain, andi cuman senyum2 gak jelas) Marina : besok2 deh Nit, aku maen ketempatmu. Untung, marina tidak menggila lagi kyk pas dulu.
Tidak berapa lama, kernet bus menyuruh penumpangnya naek. Akupun mengayalami Andi, Marina dan anita terlihat cipika cipiki, setelah itu andi memeluk anita dan..marina seperti dulu, terlihat kikuk melihatku.
Aku sudah mengerti maunya, aku merentangkan tangan kearahnya...lagi2 buaya ini mendapat pelukan hangat dari
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani marina...dadah marina, jangan tertipu buaya lagi yah...hahay..
Perjalanan itu lumayan tidak terasa lagi, badan ane sudah mulai terbiasa dengan perjalanan jauh. Rasa kemarin dr yogya ke mataram seakan menutup derita di perjalanan kali ini. Mataram sumbawa hanya 7-8jam. Jadilah diri ini yang menjaga ponakan selama perjalanan.
Sore menjelang, pukul 3 kami sudah sampai dikota dan diterminal sudh dijemput oleh paman serta kakak yang mengantar ane dulu.
Dan jadilah itu mudik ke-2 ane..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 34. Cinta 3 Dimensi dan Dolphin
Seperti biasa, karena ini cerita ane di yogya, jadi ane skip ke waktu ane nyampe di yogya lagi, karena ketika di mataram pas balik kyogya-nya Marina belum balik lagi dari rumahnya di lombok timur, jadi tidak ada yang istimewa...hahay ...
Siang itu, ane sudah berada di pull safari di janti sana. Seperti pada mudik sebelumnya, ane gk terlalu akrab dengan teman sebangku ane selama perjalanan karena kebanyakan waktu ane abiskan buat tidur. Perjalanan sehari semalam itu belum bisa di tolerir oleh tubuh ane, masih pusing kepala ini.
Ane memutuskan naik taksi lagi, lupa armada mana yang ane naeki waktu balik kekost. Dan ane selamat, karena tidak kena oleh oknum supir taksi...masih sensi aja diri ini dengan yang namanya oknum supir taksi.
Ketika sampai dikamar, aku melihat kamar yang sedikit berdebu karena ditinggalkan pemiliknya selama 2minggu. Akhirnya setelah meletakkn bawaan, aku berniat membersihkan kamarku.
Disela bersih2 itu, aku sempat menemukan kalung dengan manik2 dolphin pemberian marisa di malam sebelum dia pulang ke medan.
Marisa sayang, apa kabarmu disana. Masihkah sama seperti
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani dulu" Menjelang magrib, diri ini sudah selesai membersihkan kamar. Akupun membuka tas ransel dan mengambil peralatan mandi.
Selesai mandi, saat hendak balik kekamar, aku melihat kamar mas farid terbuka, ternyata dia sudh pulang dari kampung bidadarinya.
Quote:Ane : eh mas, dah nyampe yogya"
Mas Farid : udah dari 2hari lalu Ri, kamu kapan nyampe yogya" ANe : tadi sekitar jam 2an mas, naek taksi tadi kesini.
Mas Farid : lah kenapa gak telepon aja biar ta jemput. Ane : gak ada hape aku mas..piye mw nelpon. Mas Farid : oiya ya, hahhaha
Ane : ya udah mas, aku pamit kekamar dulu, mau ambil oleh2 dulu.
Mas Farid : wogh oleh2 apa Ri"
Ane : madu mas, kebetulan aku bawa 5 botol aqua sedang. Mas Farid : wah manteb itu Ri, bolehlah aku satu botol. Ane : iya mas, bentar ta ambilin.
Akupun pamit kekamar buat ambil oleh2 khas kampung halaman. Setelah membuka kardus mie instant khas orang kampung mudik itu, ane kembali kekamar mas farid. Quote:Ane : ini mas, cuman segini gak terlalu banyak, lagi gak
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani musim bunga dikampung.
Mas Farid : lah apa hubungannya sama bunga Ri" Ane : katanya sih kalo bunga dikit, madunya juga dikit mas, gak tau juga aku..hehhehe (garuk2 kepala)
Mas Farid : wes santai dah banyak ini.. suwun yo oleh2 e. Ane : siap mas.
Aku pun kembali kekamar buat istirahat. Sesampainya dikamar kulihat kalung bermanik dolphin itu, ah kenapa aku menjadi kangen dengan pemiliknya, cewek berkacamata itu..kangen lumayan berat..sudah agak lama aku tidak menghubunginya.
Ah, aku telpon ajalah, sekedar mendengar suaranya, cukuplah sebagai pengobat rindu.
Dan melangkahlah diri ini kewartel terdekat. Dengan fasihnya tangan ini memencet nomor telepn sljj itu.
Tut tut tut...suara khasnya terdengar lagi.
Quote:... : halo, ini cyapa"
Ane : halo adek manis, mbak marisanya ada"
(ane yakin ini adek kecil waktu ane nelpon dulu buat pamit ke marisa untuk tidak menghubunginya buat beberapa lama) ... : bentar ya om (wkwkwk..dipangil om, setua itukah diri ini..wkwkkwkw)
Terdengar suara adek kecil itu memanggil marisa, tidak berapa
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani lama telepon itu terdengar diangkat
Quote:Ane : halo yank, apa kabar"
Ibu : eh dek eri, apa kabar" (sontaklah aku sedikit kaget, malulah sang buaya saat itu...wkwkkw)
Ane : eh ibu, baik buk, saya baik2 aja, ibu sendiri gimana kabarnya.
Ibu : sehat sehat, semua disini sehat.
Ibu : marisanya belum pulang dek eri, tadi dia dijemput temannya. Katanya mau belajar. (isenglah diri ini mengorek info)
Ane : temannya cowok apa cewek buk, kalo boleh tau. Ibu : tadi itu sama teman cowok, itu cowok yang naksir sama dia.
Ane : mereka sudah jadi pacar belum buk"
Ibu : loh bukannya dek eri ini pacarnya marisa. (deg..perasaan ini)
Ane : iya buk, hehehe, marisa cerita apa aja buk" Ibu : ya marisa sering cerita sama ibu tentang dek eri..dia sering senyum2 sendiri pas ceritain dek eri. Oiya, kapan dek eri mau ke medan, kasian marisanya sendirian terus malam minggunya.
Ane : aduh...saya jauh buk, belum ada biaya juga buat ke medannya.
Ibu : owh..ibu heran, koq kalian bisa tetap pacaran jarak jauh
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani kyk gini" Ane : ya saya juga heran buk, saya kepikiran marisa terus tiap dsini.
(boong betul ini buaya satu, itu yani koe mau kemanain woy...orang lagi ngomong sama calon mertua ini, berbohong demi kebaikan gapapa...wwkkwkwk)
Ibu : ya semoga aja kalian jodoh ya Nak.
Ane : amin buk, semoga demikian..Assalamu... (ane mendadak menghentikan omongan, ane lupa kalo kami berbeda kepercayaan, takutnya membuat ibu tersinggung)
ANe : amin buk, saya pamit buk ya, salam sama marisanya. Ibu : iya nak, nanti ibu sampaikan ke marisa kalo dia pulang.
Anepun menutup telepon itu, ini roman2nya bakalan galau ini, marisa masih sama seperti dulu. Dia tidak berganti hati, dia tidak menduakan hatiku disana..tidak seperti aku yang sudha menghianatinya. Ah, rumit lagi ini kepala dengan omongan ibu tadi.
Akupun berjalan menuju kostan..
Itu wartel bayar dulu woy...udah tadi wkwkwkw...lupa ane tulis..gak lucu ane masuk penjara karena tidak bayar wartel...
Sesampainya dikamar, tubuh ini terhempas penuh tekanan dikasur itu. Ucapan ibu tentang marisa yang belum mendua
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani sangat membebani hati ini.
Aku tau kesedihan ibu ketika dia menceritakan tentang kesendirian marisa tiap malam minggu. Harus kah aku mundur demi kebaikan marisa?" haruskah aku menyudahi semua ini?" Aku sudh terlalu jahat untuk marisa. Aku sudah menduakannya.
Ah yani, apakah rasa ini benar2 rasa sayang terhadapmu?" Atau ini semata2 rasa iba akan kepedihan hidupmu?"
Malam itu aku hanya luntang lantung dikasur, penat dibadan tidak terasa karena peliknya pertanyaan dikapalaku. Ah, aku harus bagaimana?"
Aku terbaring lelah dikasur itu, pikiranku melayang entah kemana, tapi kesadaranku belum juga hilang. Aku harus tidur, setidaknya dalam mimpi aku bisa melihat senyum manis marisa.
Aku berjalan kearah meja disudut kamar, aku mengambil kalung dengan manik2 dolphin itu.
Aku kembali membaringkan badan, kupandangi dolphin kecil itu.
Apa yang membuatmu begitu istimewa di mata marisa?" Dia berpesan dulu, agar aku menjagamu?" Kenapa wanita berkacamata itu sangat menyukai dolphin?" Apa yang istimewa dari dolphin ini?"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ah, aku belum memahami kenapa dolphin begitu berkesan di diri marisa. Aku harus mengetahuinya, setidaknya aku akan sedikit mengerti tentang perasaan marisa dengan mengetahui philosofi dolphin.
Entah berapa lama aku tertidur, terdengar suara pintu kamar digedor. Ketika bangun aku masih memegang kalung dengan manik dolphin itu. Akupun beranjak kepintu dan membukanya. Sedikit kaget dengan siapa yang bediri didepan pintu. Tanpa kata2 dia langsung memelukku.
Quote:Ane : Ni, sejak kapan di yogya"
Yani : ih jahat, sekarang menggilnya nama ya" (dia belum melepas pelukannya)
Ane : eh...hehehhe...sejak kapan diyogya yank" Yani : aku gak mudik koq. (kini dia melepas pelukannya dan mengajakku masuk lagi kedalam kamar)
Aku sedikit kikuk dengan keadaan itu, entah kenapa..semalam aku seakan sangat terbebani dengan semua hal tentang marisa, tapi cewek yang berada didepanku seakan memberikan kehangatan berbeda.
Quote:Yani : itu kalung sapa yank" (dia mengambil kalung itu dari tanganku)
Ane : eh....hehhehe...itu kalung dari marisa dulu sebelum dia pulang.
Yani : kamu kangen marisa ya yank"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Aku hanya mengangguk pelan, mulut ini malu mengakuinya, malu dengan segala perasaan yang telah yani curahkan untukku.
Quote:Yani : kalo sama aku kangen gak" (kini dia tersenyum manis)
Ampun Ni, maki2lah diri ini, aku lebih kuat menahannya, senyummu menyayat hatiku.
Kupeluk cewek didepanku itu, badanku kembali bergetar, tidak seperti malam itu, getaran kali ini berasal dari hatiku yang bingung dengan kelanjutan semuanya ini.
Quote:Ane : aku kangen kamu. aku sayang kamu.
Dia membalas pelukanku, seperti kebiasaanya dia memeluk sangat erat. Baru kali ini aku mengakui semua perasaanku kepadanya, hatiku seakan mengetahui apa yang dirasakannya kini. tidak lagi kebingungan antara yani dan marisa.
Hati ini telah berucap sayang kepadanya. Cahayanya sudah bisa menerangi hatiku, dia sudah bisa bersinar tanpa adanya sinar marisa disana.
Quote:Yani : makasih ya yank, makasih kamu sudah mau sayang sama aku.
Dia melepaskan pelukannya..dia tersenyum manis kearahku..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Yani : pasangin yank (dia menyerahkan kalung bermanik dolphin itu, sembari kedua tangannya mengangkat rambut sebahunya)
Ane : tapi yank..(belum selesai kata2ku) Yani : pasangin dulu yank, nanti aku kasih tau.
Akupun memasang kalung itu dileher yani. Dia kini berbalik sesekali dia memegang manik2 dolphin itu. Kini kedua tangannya memegang tanganku, terasa hangat genggamannya.
Quote:Yani : aku tau, kamu berusaha melupakan marisa saat sama aku yank.
Yani : aku tau, semakin kamu coba lakuin itu, maka semakin besar perasaanmu terhadap dia
Yani : aku gak akan merebut posisi marisa, Yani : aku mau kau melihatku sebagai marisamu. Yani : jadikan aku dolphinmu.
*Ane sebenarnya lumayan bingung dengan kata2 Yani...entahlah, kata2nya sedikit rancu...ah, aku masih terlalu polos waktu itu..sudahlah
Lagi2 dia memeluk diri ini dengan ciri khasnya, pelukan erat yang bisa membuatku susah bernafas.
Quote:Ane : udah yank, gak bisa nafas aku (suaraku terbata2 dipundaknya)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yani : hehehe maaf yank, aku terbawa suasana (dia melepas pelukannya, dia menghapus air matanya yang sempat mengalir ketika memelukku)
Yani : sana yank mandi dulu. tu aku masakin tumis kangkung dikostan. kamu belum makan kan dari kemarin.
Ane : eh tau dari mana aku blm makan yank" eh bentar2 kamu itu paranormal ya" (isengku keluar akhirnya)
Yani : yee, kemarin aku nelpon ke nita, dia cerita kalo kamu gak mau sarapan yank..pasti diperjalanan juga kamu gak makan kan"
Ane : owh,kirain...ehehhehe (garuk2 kepala) Yani : udah sana mandi dulu.
Aku mengambil handuk yang tergantung dibelakang pintu. Akupun melangkah kekamar mandi, terasa sedikit bebanku berkurang, entah belum ada yang aku capai, tapi bebanku terasa sedikit berkurang.
Sekitar 15menit, akupun menyudahi aktifitas mandiku, dengan sedikit bergegas aku melangkah kekamar. Tidak ada yani lagi disitu. Aku hanya mendapati secarik kertas dari sobekan binderku.
Wah kurang ajar juga ini cewek satu, maen sobek2 binder orang aja...wkwkwwkwkw
"Kalo kamu ingin melihat yani, sediakan duit 500juta sebagai
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani tebusan..." beh yani diculik....wkwkwkkw...salah itu cuman keisengan belaka...
Di sobekan itu tertulis kata2 yang sedikit susah ku baca, bukannya apa, tulisan yani agak sedikit jelek..makanya butuh beberapa waktu aku mengerti arti tulisannya..wkwkwkwk
"Dengarkan hatimu, ikuti apa yang di ucapkannya...aku akan menunggumu"
Ah ni cewek dah tulisannya jelek, sedikit meniru2 marisa juga gumamku. Tapi entah sejak dia berbicara ketika selesai memakai kalung itu, hati ini tidak merasakan kesedihan saat menyinggung marisa.
Aku memakai baju biru dengan tulisan black soul didadanya serta celana jeans hitam satu2nya...sebenarnya ane punya 2 celana jeans itam, tapi kemaren dikampung robek satu, jadilah sekarang sisa itu celana jeans itam
satu2nya...wkkwkwkwkw...cerita apa ini....sungguh kacau sekali...wkkwkwkw...biasa gan lagi gak jelas ini penulisnya...
Dengan pasti kaki ini melangkah kekostan yani. Dikamar itu kulihat pintu terbuka sedikit, akupun melangkah masuk. Terlihat yani tersenyum disudut kasur.
Quote:Yani : yakin yank tadi jalannya kesini?" Ane : maksudnya apaan yank" (isengku keluar)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yani : ya yakin gak" kamu baca kan yang aku tulis" Ane : emang ada apaan sih" kertas ini kan" (aku mengeluarkan kertas itu dr kantong belakangku)
Yani : iya, makanya aku tanya tadi yakin gak" (dia terlihat antusias)
Ane : tulisanmu gak kebaca yank (ini sudah agak susah nahan ketawa sebenarnya)
Yani : masa sih yank" coba liat (dia mangambil kertas ditanganku)
Yani : masa sih yank gk kebaca, ini kan jelas tulisannya. Ane : iya yank, gak kebaca, tulisanmu jelek...weeeeek (aku menjulurkan lidah, lalu tertawa hebat)
Yani yang menyadari keisenganku, mulai kebiasaan jahatnya, dia menggelitikiku sejadinya2...
Ane : ampun yank, udah jgn kelitikin lagi..ampun.. (ini air mata geli dah netes2)
Yani berhenti menggelitikiku, dia melihatku sedikit keheranan.
Yani : kamu nangis yank"
Ane : eh,,,,(mengatur nafas, masih sedikit geli dengan gelitikannya tadi)
Yani : maaf ya yank.. Ane : apa2an sih, ini gara2 kamu gelitikin tadi...udah ah, makan dung, lapeeer (kini buaya ini memanja seperti anak kecil)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yani : oiya lupa..heheh..
Aku dpt melihat senyuman manisnya kini...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 35. Philosofi Dolphin Sudah 2minggu berlalu, kuliah semester 3 sudah mulai banyak praktikum. Ane ingat sore itu kami praktikum mata kuliah Multimedia Web...eh benar gak yah...wkkwkwkw..iya iyain aja yah..
Sore itu kami sudah berkumpul di salah satu warnet di jalan Timoho, utara lesehan tenda biru tempat ane malam minggu pertama dulu dengan marisa.
Ane dapat kelompok ke-4 kalo gak salah, yani sudah selesai dari tadi karena dia di kelompok 1 bareng endang. Setelah kelompok 3 selesai, kamipun masuk kedalam warnet itu.
Oiya, mata kuliah ini dibimbing oleh dosen muda, mbak dosen yang cukup manis dengan kacamatanya. Kami pertama disuruh membuat email..setelah itu, kami disuruh mencari artikel bebas kemudian mengirimkan ke email dosen tersebut.
Ane sebenarnya sudah sedikit familiar dengan yang namanya internet..cuman jarang praktek aja. Ketika SMA, ane sempat les di dekat kostan SMA dulu.
Dari awal kelas 2 SMA ane sudah les hingga naik kelas 3. Dan kebetulan saat kelas 3 ane dikasih kerjaan sama mas2 penjaga perpus untuk entri data buku yang baru di perpustakaan. Lumayanlah waktu itu, ane jadi ada tambahan uang jajan. ...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Kembali ke warnet tempat kami praktek.
Sebelah bilik warnet tempatku, ternyata ada si kampret Eko...agan masih inget gak?""
Itu loh, Eko yang waktu ospek yang ane ambil telurnya ketika ane pura2 ngeliat keatas plafon, trus dia ngikut2 ngeliat. Eko yang waktu perjalanan ke Kaliurang sempat mabok perjalanan itu loh...wkwwkwkw..ada di part Hari Penjajahan a.k.a Ospek kyknya...
Ane sebenarnya gk terlalu tau sifatnya si eko ini. Dan setelah hari praktik itu, ane menjadi sedikit tau, ternyata dia maniak dalam hal bokep..parah....
Sesekali dari bilik sebelah ane dengar suara lirih si kampret maniak bokep, dia kadang kyk bunyi "Waaaaaah" trus tiba2 dia tertawa geli...entah apa yang dia liat.
Dan ruangan warnet dilantai dua itu menjadi ramai ketika sang mbak dosen muda mendatangi eko.
Quote:Mbak dosen : ehh...kamu ini, jgn mesum..ini waktunya praktik multimedia, bukan waktu buat ngeliat yang lain. Eko : iya buk, ini juga lagi cari artikel.
Mbak dosen : artikel apanya, kamu itu ngeliat gambar porno. Sontaklah seisi ruangan lantai 2 itu tertawa mendengar kata2
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani mbak2 dosen yang sedikit teriak memarahi eko.
Setelah selesai memarahi eko, si mbak2 dosen menghampiri bilik tempatku.
Quote:Mbak Dosen : gimana" Bisa tugasnya"
Ane : udah mbak, ini tinggal cari artikelnya aja. masih belum nemu (ane garuk2 kepala)
Mbak dosen : awas jangan kyk sebelah, kerjain tugasnya. Ane : iya mbak.. (senyum manis khas ala buaya keluar)
Mbak dosen terdiam sejenak ketika melihat senyum sang buaya, dia duduk disebelahku di bilik warnet yang tidak terlalu lebar itu. Dia kini menggandeng tanganku..dia mulai memanja...ah udah ketebak ini...pasti cuman akal2an penulis aja...wkwkkwkwkw...akhiri saja...
Mbak dosen pun berjalan mengecek teman2 dibilik lain, ternyata banyak diantara mereka yang belum terbiasa dengan internet. Mklum waktu itu, masih pada cupu2 belum banyak tingkah kyk anak2 jaman sekarang...hahay..
Aku teringat tentang kalung dolphin yang sekarang dipake yani. Iya, aku penasaran, dengan manik2 dolphin itu. Apa yang istimewa dari se-ekor lumba2.
Dan jari2 ini mulai mengetik keyword "lumba-lumba" di yahoo search waktu itu. Maklum email pertama ane dulu make yahoo..jadi yang kelihatan di page awal ya yahoo
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani search..masih blm terlalu kenal dengan si mbah google.
Ane mulai membaca2 artikel tentang lumba2..sudah lumayan banyak yang ane dapat. Tapi phylosofi mengenai hewan mamalia laut itu belum juga ane temuin.
Ah, copas artikel sembarang ajalah buat tugas dari si mbak dosen. Setelah copas dan edit2 dikit di word, ane pun mengirim ke email mbak2 dosen. Karena tugas sudah selesai, diri ini bisa tenang mencari apa yang membuat ane sangat penasaran.
Tidak puas dengan kata keyword "lumba-lumba" ane ganti keyword "dolphin" dan muncullah sekian banyak artikel dalam bahasa inggris. Bah, ane kyknya harus belajar bahasa inggris ini, banyak bacaan yang menarik pikirku.
Entah artikelnya apa waktu itu, ane sempat membaca tentang sifat2 sang dolphin. Dan ane terbelalak di salah satu kelimat yang menjelaskan tentang sifat setia sang dolphin terhadap pasangannya. Ane terjemahin ngasal waktu itu, karena blm fasih bahasa inggrisnya...hehehhe
Kurang lebih seperti ini :
"Lumba-lumba adalah makhluk yang paling setia dengan pasanganya..dia menyayangi pasangannya melebihi dirinya sendiri...dia rela mati demi melindungi pasangannya dari sang hiu yang setiap waktu mengintai untuk menghancurkan mereka"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Dan, meneteslah air mata sang buaya ini..wkwkwkwk...dasar buaya cengeng...
Ternyata itu sebabnya cewek berkacamata itu sangat menyukai dolphin..aku tau, segala barang2 dikamarnya itu terdapat gambar dolphin. Dan dia benar2 memegang sifat sang dolphin sampai sekarang. Bahkan saat dia jauh dari pasangannya kini. Dia tetap setia, tidak mendua hati.
Apakah aku, yang sangat bodoh ini bisa memegang teguh sifat dolphin itu. Tidak, aku terlalu jahat, bahkan kini dolphin yang marisa menyuruhku menjaganya, telah berpindah ke leher yani.
"Heh kamu kenapa nangis?"" suara itu mengagetkanku dari lamunan
Didepan bilik telah berdiri mbak dosen yang mengajar mata kuliah itu.
Quote:Ane : maaf mbak, mataku sedikit sakit kalo lama2 depan monitor (elakan sang buaya sungguh lihai sodara2 ) Mbak Dosen : ya udah, kalo tugas sudah selesai boleh pulang. (dia tersenyum diatas penderitaanku...halah...)
Ane : iya mbak, tadi udah saya kirim ke emailnya. Mbak Dosen : koq barusan saya cek tidak masuk" Ane : oh, bentar mbak saya cek dulu. (aku kembali sok sibuk membuka emailku)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ternyata, itu email baru ane "compose" tok, belum ane tekan itu tombol "send"-nya. Untung di ingetkan oleh mbak dosen, kalo gak ane bakalan dpt nilai Duntuk mata kuliah itu...wkwkwkkwkw
Quote:Ane : udah saya kirim mbak, coba dicek. (ane garuk2 kepala)
Mbak dosen : ya udah kalo udah, silahkan boleh pulang.
Karena mata ane sudah berair akibat sengatan cahaya monitor...ngeles e cok..hahay... anepun pamit ke mbak dosen untuk pulang duluan. Kamipun tidak cipika cipiki...karena ane masih menghormati mbaknya sebagai dosen


Cantika Mandriyani Karya R. T. Eriwanto di http://ceritasilat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

pengajar...wkwkwkkw..maumu mblo...
Setelah me-log off client di warnet itu, ane mengajak eko utk pulang. Malulah ane kalo pulang sendiri, ane malu nanti ketika lewat di antara bilik2 warnet di lantai satu, banyak mata2 genit cewek UIN yang menggoda buaya ini...wkwkwkwkkw..pede level akut.
Quote:Ane : Ko, balik yuk" (saat berdiri dpan bilik eko) Eko : tar aja Ri, lagi asik ini (muka mesumnya terlihat) Ane : ngeliat apaan Ko" serius betul kyknya (aku masuk dan duduk disampingnya)
Sontaklah eko terlihat kelabakan menutup jendela IE yang penuh dengan gambar (maaf) wanita telanjang dengan
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani segala model posisi menantang iman. Pantesan saja si mbak dosen tadi teriak2 ngamuk gak jelas. parah parah..
Quote:Eko : ntran aku baliknya Ri, belum selesai tugas artikel ku. Ane : gmn mau kelar Ko, orang kamu liat kyk gitu trus (aku cuman tertawa melihat muka mesumnya)
Akupun meninggalkan bilik eko dan berjalan kelantai bawah, tidak ada cewek2 UIN disana, hanya ada beberapa cowok yang mukanya terlihat sama dengan ekspresi si mesum Eko tadi.
Wkwkwkwkw..warnet, surga para buaya dengan jenis hidung sedikit belang..tidak bagi ane yang buaya jenis ekor buntung ini...hahay...sesama buaya jgn saling mendahului woy...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 36. Aku Manusia Bejat
Didalam perjalanan kekostan, aku kembali memikirkan tentang phylosofi sang dolphin tadi, sesekali pikiran ini melayang ke medan dimana cewek cantik berkacamata itu kini.
Entahlah, mungkin mata ini berair dalam perjalanan itu, banyak debu yang terbang terbawa angin sore menjelang malam itu. Mata ini sedikit kelilipan sehingga berair.
Ketika sampai depan kamar, aku sedikit kaget dengan kresek putih yang tergantung dipegangan pintu kamar.
Ah, aku diteror bom bungkusan kresek oleh oknum gak bertanggung jawab gumamku. Aku sedikit takut2 mendekati kresek putih itu.
Aku mengelus dada, ternyata bukan bom, kresek itu berisi makanan yang telah yani masak. Dan terdapat secarik kertas sobekan binder. Tentunya dengan tulisan yang butuh beberapa lama aku baru bisa membacanya, iya itu tulisan yani...wkwkwkwk
Quote:"Yank, aku sore ini gak dikostan, aku ke kaliurang ketempat sodara, ini dimakan ya.. Love U"
Hahahhaa...yani yani, itu pintu gak aku kunci, kenapa gak kamu taro di dalam kamar aja, untung arif gak ngeliat...kalo dia ngeliat bakalan tersisa kresek doang, makanannya hilang entah kemana..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Akupun membuka pintu kamar yang dari awal pindah tidak pernah aku kunci itu. Tidak ada barang berharga, hanya ada radio 2band serta gitar bututku.
Setelah selesai mandi, akupun membuka kresek dari yani itu. Terlihat menu komplit di tuperware warna ungu. Ada telur goreng ada kering tempe dan nasi putih. Dia tau kesukaanku..kering tempe, dia sangat senang memasaknya untukku.
Seperti biasa, aku sangat lahap memakan menu itu..yoi gan, makan gratis e, sapa yang gak doyan..wkwkwkwk..
Malam itu, aku sempat tidak selera ketika di ajak keluar makan oleh anak2 kostan..ah elah, tadi kan baru makan cok...maruk betul kalo makan lagi...wkwkwkkw..
Aku mengatakan kalo sudah makan, ketika arif, mas farid, mas antok dan bung pila mengajakku makan diluar.
Aku memilih dikamar yang sedikit gelap dan menikmati remang2 cahaya lampu teras dari pintu yang aku biarkan terbuka.
Jadilah diri ini kembali melangkolis dengan petikan gitar mengalunkan melodi menyayat hati, hahay bahasane galau tingkat akut ini..entah melodi apa, tangan ini bergerak gak jelas. Tapi karena lagi galau gundah gulana, enak2 aja telinga
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani ini mendengarnya. Pikiranku melayang jauh lagi ke medan sana. Aku kini sedikit mengerti bagaimana perasaan marisa terhadapku, lelaki jahat yang telah menduakannya disini.
Aku mengerti rasa sayangnya kepadaku. Phylosofi dolphin yang tadi sore aku baca seakan membuka mataku yang sangat bodoh ini.
Aku kembali terpaku kearah pintu kamar yang terbuka. Terlihat bayangan cewek yang sudah sangat kukenal itu. Dia berjalan kearahku.
Quote:Yani : yank gelap2an kenapa yank" lagi sedih ya" (dia kemudian berjaln kearah stopkontak ditembok, dia menyalakan lampu kamar)
Ane : hehehhe, lagi kangen rumah yank.. (aku tidak berhenti memainkan melodi urak2an itu)
Yani : eh yank, udah makan" (dia melihatku dari kursi didekat meja)
Ane : udah yank. Makasih yah, tadi makanannya enak (aku berjalan kearahnya setelah meletakkan gitar di kasur)
Ane : yuk kekostanmu, aku mau curhat (menggandeng tangannya,diapun beranjak dari kursi)
Yani : mau curhat apa emangnya yank" (antusiasnya) Ane : udah, ntr dikamarmu aja.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Yani : nginap dikostan ya ya ya (dia mengangkat2 kedua alisnya yang terlihat jelas oleh lampu kamar) Ane : iya
Setelah menutup kamar, kamipun berjalan ke kostan yani..lagi2 yani tidak melepas gandengan tangannya.
Aku bingung, apa yang harus aku katakan ke yani nanti.. Aku merasa bersalah dengan marisa, tapi aku juga segan dengan yani yang sudah sudi mencintaiku.
Yani seakan tidak memperdulikan aku yang selama perjalanan itu hanya diam saja megikutinya. Dia sempat malntunkan nyanyian2 kecil dari mulutnya dengan suara pas2an. Dia terlihat ceria. Semakin berat hati ini.
Seperti biasa, setelah 1menit berkutat dengan pintu yang sedikit sulit dibuka, akhirnya kami pun masuk kekamar yani. Aku mengambil posisi bersender di sudut kasur dekat bantalnya. Dia terlihat kedispenser yang menyala indikator panasnya itu.
Quote:Yani : yank, mau kopi" (dia melihatku dengan senyuman, aku hanya menggeleng pelan) Ane : gak usah yank, lagi gak nafsu.
Yani : trus yang buat nafsu apaan" (dia tersenyum genit)
Hadeh, ngapain juga tadi make kata2 nafsu...malah jadi kikuk gini kan.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Ane : eh enggak enggak..heheh (garuk2 kepala salah tingkah)
Yani : halah tumben gak mau, beneran?" (lagi2 dia mengangkat2 kedua alis genitnya)
Ane : udah ah yank, sini aku peluk aja.
Dia tersenyum dan mengarah dan menutup pintu kamar, dan berjalan kearah kedua rentangan tanganku. Dia kini sudah berada didadaku.
Quote:Yani : kenapa yank" kamu kangen marisa" (dia mecari2 posisi enak untuk kepalanya didadaku)
Ane : maaf ya yank. Yani : kenapa harus minta maaf yank" kamu ini gak ngapa2in pasti minta maaf. (detak jantungnya terasa pelan berirama)
Sekitar 5menit tidak ada suara, kulihat dia menikmati dekapanku. Sesekali dia menggeser kepalanya menyamankan posisinya didadaku lagi.
Quote:Ane : yank.. Yani : iya.
Ane : kamu tau maksud dari dolphin di kalung ini (aku mengangkat manik kalung dilehernya)
Yani : tau.. Aku sedikit kaget dengan jawabannya barusan. Kini dia mengangkat kepalanya melihatku.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Yani : lumba2 itu hewan paling setia dengan pasangannya. dia tidak akan mencari pasangan lain selama mereka hidup. jikapun harus mati, maka lumba2 akan hidup sendiri hingga mereka mati.
Aku hanya terdiam mendengar penjelasannya..
Quote:Yani : kamu masih belum bisa ya menjadikan aku dolphinmu" (matanya berkaca2 melihatku kini)
Ane : maaf yank, sepertinya aku gak bisa seperti ini. Aku terlalu jahat buat kamu dan marisa.
Dia tidak membalas ucapanku, dia mengangkat badannya sehingga wajahnya kini sudh tepat diwajahku. Dan terjadilah adegan yang belakangan sudah sering kami lakukan. Tangan serta bibir ini sudah sangat tau apa yang mereka lakukan.
Sepuluh menit berlalu, dia menghentikan semuanya. Dia memegang kedua pipiku dengan wajah memerah penuh nafsunya
Quote:Yani : yank, jadikan aku dolphinmu. Jadikan aku milikmu seutuhnya.
Tidak berapa lama setelah yani mengucap katanya, dia sudah tanpa benang di depanku, dan tangannya kini membuka semua yang aku kenakan.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Dan terjadilah apa yang seharusnya tidak boleh dilakukan oleh manusia yang belum menikah. Aku munafik jika tidak mengakuinya, aku sangat menikmati kenikmatan itu. Aku tahu itu sangat terlarang, tidak jarang nenek beserta kedua orang tuaku menceramahiku tentang hubungan seperti ini.
Tapi itu semua hilang oleh bisikan setan terhadap manusia yang sudah dipenuhi nafsu.
Entah berapa kali kami melakukannya, aku menyudahi semuanya ketika bayangan mentari terlihat dari pintu angin kamar. Yani hanya tersenyum memandangku yang kini terbaring disampingnya. Dia mengecup bibirku lagi sebelum dia mengajakku tidur.
Siang hari ketika aku membuka mata, tidak terlihat yani disampingku. Akupun mengenakan pakaianku. Aku mengarah ke dispenser dan menyeduh nescafe, aku butuh kopi untuk menenangkan diri.
Tidak ada sedikitpun rasa penyesalan atas perbuatan semalam. Aku benar2 bejat sekarang.
Saat aku kembali ke kasur dan menyenderkan badan ditembok yang dulu sempat dialiri darah segar tinjuku. Terlihat yani membuka pintu dengan rambut masih basah dan handuk biru tua membalut badannya.
Dia tersenyum manis melihatku yang sedang menikmati kopi
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani dicangkir kecil miliknya.
Quote:Yani : capek ya yank" (senyum genit itu terlihat setelah dia menutup pintu kamar, aku hanya mengangguk pelan sambil menyeruput nescafe itu)
Ane : ada siapa dikamar mandi yank" mau mandi aku, sedikit gerah badanku.
Yani : gak ada yank, mau mandi sekarang" (aku mengangguk dan berjalan kearahnya)
Lagi2 yani menarik tangan dan menciumiku bernafsu, aku tau ini akan mengarah kesitu. Akupun mengingikannya lagi, dan entah itu yang keberapa kami lakukan dikamar itu. Aku sudah tidak bisa menguasai diriku, setan bejatlah yang menggerakkan semua otot tubuhku.
Suara azan dzuhur tidak lagi aku perdulikan, aku menginginkan kenikmatan itu. Lagi dan lagi. Tidak ada pikiran lain diotakku ini, hanya ada lekukan tubuh yani yang penuh keringat terpampang jelas.
Yanipun terlihat lemas dikasur itu, selang berapa saat sebelum azan ashar menggema dr masjid. Aku mengecup keningnya dan menutup tubuh tanpa seutas benang itu dengan selimut tipis disamping kasur.
Aku memakai kembali celana jeans biruku, aku mengambil handul yang terjatuh dilantai. Kulangkahkan kaki ini keluar kamar menuju kamar mandi.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Terasa segar air yang berasal dari pipa milik PAM Yogya itu mengaliri tubuh yang penuh dengan nafsu sesat. Banyaknya busa sabun yang kugunakan tidak mampu membersihkan hasrat bejat yang masih menyelimuti.
10menit berlalu aku sudah berada dikamar yani sambil mengeringkan rambut yang mulai panjang. Aku hanya tersenyum melihat cewek itu tertidur kelelahan dibalik selimut tipis putih dengan corak garis2 itu.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 37. Memaki Diri Sendiri (Special Part)
Agan2 pernah dengar kan kata2 yang berbunyi "Hanya orang bodoh yang jatuh dilubang yang sama berkali-kali" ?"
Iya, itulah ane saat itu, ane adalah seorang bodoh yang sudah jauh terperosok kedalam lembah hitam nafsu.
Dan apa yang lebih buruk dari orang bodoh itu?"
Yang lebih buruk dari seorang bodoh adalah dia yang tidak menyesali kebodohannya sendiri, bahkan dia sengaja mengulang kebodohan itu..tidak bisa terhitung lagi, semakin dalam, terus semakin dalam kebodohan ini menarikku.
Sudah banyak malam aku lalui dengan yani, tidak jarang pula kami melakukan hal itu. Kami sama2 sangat menikmatinya. Bahkan sekarang, aku sangat jarang pulang kekostan, aku sudah melekat dengan kenikmatan dari tubuh yani. Tiap hari aku tidak melewatkan kesempatan untuk mencicipi kenikmatan itu lagi.
Entah, saat itu aku merasa Tuhan dan malaikatnya sudah tidak mau sekedar melirik kearahku. Seakan sudah tidak ada lagi hal yang bisa menyadarkan diri ini akan jalan kelam yang aku lalui.
Apakah aku berubah terhadap sekeliling, tidak aku masih sama seperti sebelumnya, kekonyolan ini masih melekat. Aku masih cuek seperti sebelumnya..aku tidak menghiraukan yani yang sedang tidak ingin meladeni ku. Tidak jarang aku ngamuk2 jika dia tidak mau melakukannya. Itulah sikap baru
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani yang mulai sering terlihat.
Aku seorang pemarah, menjadi sangat marah jika hasrat bejatku tidak tersalurkan. Benar kata orang2, jika kau sudah pernah jatuh ke lembah hitam itu, tidak akan semudah membalik telapak tangan untuk keluar dan melepaskan diri dari jeratan nikmat kesesatanya.
Pernah suatu malam diri ini merenung di samping tubuh yani yang saat itu telah tertidur pulas. Aku menangis ketika aku menyadari tidak ada bedanya diri ini dengan para manusia bejat yang telah menodainya. Yani sangat kaget melihatku saat itu, dia hanya memelukku erat, dia menyadarkan diri ini bahwa aku tidak seperti mereka. Tapi apa?" setelah aku menyeka air mata, aku malah melakukannya lagi.
Yang jadi penggangguku kini hanya 2 hal, aku sangat khawatir jika yani terlihat mual dan telat bulan. Dan seperti para bejat lainnya, segala pikiran kotor itu dengan bangganya mengajukan diri di otak yang lebih kotor ini.
Maaf bukan maksud hati membanggakan kesesatan diri ini, aku semata2 membagi kisah kelam, dan berharap kalian dpt mengambil dan memutuskan mana yang bisa ditiru atau tidak, mana yang baik dan mana yang buruk.
Best Regard R. T. Eriwanto cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 38. Deritamu adalah Deritaku
Menjelang akhir semester 3 yang hampir bertepatan dengan Puasa tahun itu, diri ini seakan mendapat sedikit cahaya untuk sejenak meninggalkan jalan itu.
Kini yani lebih banyak bersama teman cewek2nya. Dia sekarang sering memakai penutup kepala untuk pergi ke majelis taklim.
Minggu kedua puasa merupakan hari terakhir uas semester 3 waktu itu. Yani yang tidak pulang ketika libur semester 2 kemaren berniat pulang.
Siang itu dikamar yani..dia sudah diposisi favoritnya, menjadikan dadaku sandaran empuknya..
Quote:Yani : yank, besok minggu aku pulang ya" dah lama aku gk pulang.
Ane : eh, ntr kalo aku pengen gimana yank?" (senyum mesum tidak ada lagi polos2nya skrg)
Yani : ih kamu ini yank, pengen mulu, itu puasa batal ntr (dia tersenyum kecil)
Ane : kamu dikampung berapa lama yank"
Yani : ya paling 2minggu lebih, abis lebaran aku balik sini yank. Ane : ah, lama banget yank.
Yani : gapapa ya yank, ya ya ya (matanya memelas melihat kearahku, akupun mengangguk pelan)
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Dia kembali mencari posisi nyaman untuk kepalanya didadaku
Quote:Yani : oiya yank, lebaran besok kamu gak pulang" Ane : gak tau yank, belum ada rencana.
Yani : gak kangen apa sama orang rumah" Ane : ya kangen sih, tapi gak tau males aja ngingat perjalanannya, jauh banget.
Dia kembali terdiam sejenak
Quote:Yani : yank, kamu udah berapa lama gak telpon marisa" (aku sedikit kaget dengan pertanyaanya)
Ane : apa2an sih, udah gak usah bahas marisa.(sedikit ketus) Yani : maaf yank, aku cuma pengen tau (dia menatapku yang tiba2 berubah sensi)
Yani : yank, jangan marah dong, maaf yank maaf (dia kini memelas memegang kedua tanganku, aku sedikit tersenyum kecut)
Ane : udah ah, kamu gak jadi kemasjid" Yani : ntr nunggu dewi, kyknya dia masih mandi.
Yani menepis tanganku yang sudah dengan sendirinya menjalar kearah bagian tubuhnya..entah, sekarang kepala ini sudah tak bisa aku kontrol lagi.
Quote:Yani : yank ih, kamu itu puasa...ingat (dia meletakan lagi tangan jahil ini kerambutnya)
Yani : elus rambut aja ya, ntr malam deh yang lainnya (dia sekarang menggodaku, dia mengerti jika diri ini sudah
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani berubah sedikit marah, hanya dengan "itu" bisa menenangkannya)
Tidak berapa lama, dewi sudah berdiri didepan pintu kamar yang terbuka, merekapun pergi ke masjid dekat kostan yani. Akupun hanya tiduran di kamar hingga waktu berbuka puasa. Dan seperti janjinya, yani malam itu mengajakku menyusuri lembah hitam itu lagi.
... Menjelang hari kepulanganya ke sulawesi sana, yani mengajakku untuk mengantarnya ke terminal lama (ane lupa, soalnya sekarang dah jadi terminal giwangan), seperti biasa, aku sangat malas dengan yang namanya perpisahan.
Yanipun sedikit kecewa ketika aku tidak mau mengantarnya. Tapi karena melihat gelagat ku akan marah akhirnya dia pergi sendiri. Kejam banget yak ane waktu itu...wkwkkwkw..parah parah...
Dia menitipkan kunci kamarnya, dia gak mau aku susah mencari makan saat menjelang lebaran nanti. Sebelumnya aku pernah menceritakan bagaimana susahnya mencari makan di yogya ketika lebaran.
Menjelang minggu terakhir puasa, aku menelpon kerumah. Sekedar memberi tahu bahwa aku tidak pulang lagi lebaran ini. Tapi, emak sedikit kberatan dengan keputusanku, akhirnya aku
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani dikirimi uang untuk membeli tiket mudik.
Hadeh, perjalanan menyiksa ini lagi. Tapi karena perintah dari emak sudah turun, diri ini tidak berdaya. Lebaran tahun 2004 itu aku pulang.
Tidak ada yang istimewa diperjalanan ato dimataram, karena tidak ada Marina lagi dimataram, dia sudah berbeda kost dengan anita..wkwkwkwk..gagal lah buaya ini memadu kasih dengan Marina...
Tapi lebaran di kampung halaman itu terasa banget loh, berbeda banget dengan waktu lebaran diyogya. Ane ngerasa banget yang namanya kumpul2 dengan keluar dan sanak family yang baru hari itu ane liat. wwkwkkw.. Lumayan banyak juga ternyata sodara2 dari nenek ane..
... Oke Skip yak, ane sedikit lupa kejadian pas lebaran itu di rumah...kita langsung ke yogya aja.
Sudah 3hari sejak aku kembali kyogya ini, kostan masih sepi. Belum ada satupun anak kostan yang sudah kembali dari liburan dirumah masing2. Yani juga belum balik dari sulawesi. Jadilah diri ini sendirian diyogya.
Dan seperti biasa, tiap kesepian menjalari diri, terlihatlah siapa sebenarnya yang merajai hati. Yap, siapa lagi yang merajai hati ini selain Cewek Berkacamata yang jauh di medan sana.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Sore itu aku mencoba menghubunginya.
Tut tut tut...pagerku berbunyi...eh salah..itu suara telepon wartel ding..wkwkkww..maklum gan, otak ini rada2 keseleo kena hawa panas yogya yang sudah terasa seperti kampung ane, yogya udah 6biji mataharinya sekarang...puanas lek
Quote:Marisa : halo"
Ane : Halo...ini dengan Elizabeth Marisa S. ?" (iseng ini dengan sendirinya keluar)
Marisa : Yank... Ane : benar anda Elizabeth Marisa S. (masih ttp isengku) Marisa : yank aku tutup ya.. (dan terbukalah keisengan ku)
Ane : jgn dong yank...hehehhe...apa kabar cinta" Marisa : baik yank, kamu gimana" sehat kan" Ane : gk yank, aku lagi sakit..(iseng lagi)
Marisa : sakit apa yank" dah minum obat" dah periksa dokter belum" (khawatir bgt dia ternyata)
Ane : aku sakit rindu yank..gak ada obatnya selain dirimu. (hahay buayanya gk ilang2 ternyata )
Marisa : ih...jahat yank...kamu tu becanda mulu (kyknya kalo deket aku dah dicubit2..sedikit geer gapapa kan..wkwkkw)
Ane : maaf maaf..gimana kabar orang rumah yank, ibu bapak sehat.
Marisa : sehat yank..gimana" kapan ke medannya yank"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : aduh gimana ya yank, aku belum bisa. kamu kan tau gimana keadaan ku sekarang.
Marisa : kangen yank, kangen pengen malam minggu sama kamu, kangen pengen meluk kamu. (dan terdengarlah suara tangis di ujung sana)
Ane : maaf ya yank..kita gak bisa seperti orang pacaran laennya..maaf aku gak ada saat kamu butuh. Marisa : yank, sampe kapan kita kyk gini?"
Itu adalah pertanyaan yang sampe saat ini belum bisa ane jawab..
Ane : maaf ya yank, aku gak bisa jawab.. Marisa : trus kita gimana yank"
Aku harus tegar, aku akan merelakannya bahagia..
Ane : yank..maaf ya, kalo aku harus begini.. (belum selesai ngomong juga...kalo deket dah ane cubit itu pipinya) Marisa : gini gimana yank?" (suaranya antusias) Ane : yee..belum juga kakak selesai ngomong, dengerin dulu makanya.
Marisa : iya iya...hehhehe (dpt kubayangkan senyum manisnya dan mata cantiknya yang berkaca-kaca)
Khem khem..tes tes 1,2,3...seperti biasa, sebelum bicara agak serius..wkwkkwkw
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ane : maaf mungkin aku gak akan bisa sampai datang menjemputmu ke medan, aku tidak ada kemampuan untuk itu. Sekarang semua keputusan di tanganmu yank. Aku tidak akan pernah bisa melepasmu..tapi jika kau melepaskan genggamanmu, aku akan merelakan selama kamu bahagia..
Ane : kamu tetaplah permaisuri hatiku, tidak ada yang sanggup menggantinya..cahayamu tidak pernah padam
sedikitpun..percayalah, senyumku akan lebih lebar jika kamu tersenyum..dan percayalah, sedihku akan lebih perih darimu yang menangis..
Aku mendengar suara yang tidak ingin kudengar..suara tangisan itu...
Ane : jangan menangis sayang..hatiku tak kuasa mendengarnya.. Tetaplah tersenyum mesti sangat pahit untuk kau rasakan, karena penderitaanmu tidaklah berbeda dengan yang kurasa..
Terdengar suara tangisnya mereda, sepertinya dia menghapus kesedihan jahat itu dari mata cantiknya..
Marisa : yank, makasih yah...aku kangeeeeen... (kini terdengar suara manjanya)
Seperti part2 sebelumnya, tiap ada kata kangen ditelepon, gak kurang dari 2jam kami bercanda mengingat segala yang telah
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani lewat ketika dia di yogya.
Itulah marisa kekasih hatiku..sesedih apapun yang melandanya, dia akan berusaha untuk tersenyum dan tertawa saat bersamaku walaupun hanya lewat telepon.
Malam itu aku mengakhiri panggilan sljj itu setelah kurasa dihatinya sudah tidak ada tanda2 kesedihan jahat itu.
Dan alangkah kagetnya diri ini ketika membayar di wartel itu..320an rebu...hancccoook...itu beneran meterannya segitu...wah abis duit bulananku...bakalan makan sandal jepit ini besok2..
Entahlah, lelaki macam apa aku ini, tidak mampu memberikan jawaban kepada wanita yang dicintainya. Sudahlah, aku masih labil waktu itu..emang sekarang udah gak?" ya masih..masih sering kumat labilnya..
... 2hari berikutnya , ketika aku selesai mencuci beberapa pakaian, si kampret arif baru kelihatan, dia lagi2 membawa kemplang, kerupuk yang dari ikan itu..hadeh gak ada yang lain apa oleh2nya.
Quote:Arif : eh cok, sini salim dulu...banyak dosa koe karo aku. (doi menjulurkan tangannya)
Ane : wogh, yang baru mudik, piye dapat cewek baru gak di
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani bus tadi (ngangkat2 kedua alis)
Arif : salim dulu sini cok, koe kie ra sopan..wkwkkwkw...
Doipun berlalu kekamarnya setelah salaman ala anak muda yang kyk jotos2an itu...ah apalah namanya salaman itu..gk tau aku sampe sekarang namanya...cuekin ajalah..pokoknya itu ajalah namanya...kwkwkwkw
Setelah selesai menjemur pakaian tadi, akupun mengajak arif mencari makan siang itu. Saat hendak kekamarnya.
Quote:Ane : wogh, itu hape sapa cok" nyolong di bus koe" Arif : telek, itu mulut gak pernah makan kemplang makanya gak ada saringannya.
Ane : wkwkkwkw..bolehlah itu pinjem buat nelpon kerumah. Arif : emang dirumah mu ada telepon cok"
Ane : ngeceee... ya gak ada sih, yang ada ya hape paman.. dan seperti biasa2nya kami tertawa lepas.
Quote:Ane : madang ra koe"
Arif : gak ah, masih kenyang aku, tadi dirumah baru makan. Ane : lah, tadi naik apa kesini"
Arif : naek pesawat lah, emang koe kesini naek kuda. Ane : wasyu i...yo wes ta madang sek.
Akupun meninggalkan arif yang sekarang mulai sibuk dengan hapenya..entah dia maling dimana itu hape, paling dibandara...sudahlah gak usah terlalu dipikirkan..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Oiya, kyknya mulai banyak itu hape sliweran di beberapa teman yang ane temuin waktu itu..tapi rata2 masih monochrome dan monoponik.
Trus aku piye?" ya ngono kui...masih make kaleng itu gan, yang make benang sebagai kabelnya..nasib orang kampung ya gitu...
... Pagi itu, kembali diri ini dikagetkan oleh pintu yang digedor2..ah arif kebiasaan nek pagi sering banget ngajak ke burjo di perempatan dekat kost..itu pintu kamar juga gak pernah ane kunci kenapa gak langsung masuk aja...
Aku yang waktu itu memakai celana pendek dan sedang pewe memeluk guling berteriak tanpa melihat kepintu. "Masuk aja gak dikunci" setengah teriak
Ceklek, pintu itu terdengar dibuka, tidak ada suara si kampret arif, palingan nek gak ngajak makan, doi ngambil gitar. Ane cuekin aja.
Mulai genit2 itu tangan dipinggangku. Aku memukul tangan yang dari tadi nyolek2 pinggangku. Dah mulai genit ni kampret satu, salah makan apa dia. Pasti minta jatah maho satu ini pikirku
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Semakin lama semakin deres aja itu colekan, aku yang gak tahan terhadap gelitikan di perut mulai membalik badan dan melihatnya.
Quote:Yani : yee bukannya jemputin pacarnya malah masih asik2 tiduran. (dia tersenyum manis)
Ane : kapan nyampe Ni eh yank" (pertanyaan basi, jelas2 doi baru nyampe, masih aja ditanyain kyk gitu.. ) Yani : baru aja, aku turun didepan tadi, takutnya kunci gak kamu taro di atas jendela yank.


Cantika Mandriyani Karya R. T. Eriwanto di http://ceritasilat-novel.blogspot.com by Saiful Bahri Situbondo

Aku mulai mencoba duduk, terlihat yani dengan tas ransel dan kardus lumayan gede. Wah banyak oleh2 ini..
Quote:Ane : bawa apaan aja yank, itu kardus gede isinya apa" (sambil ngucek2 mata)
Yani : ye urusan makan aja cepet..gak kangen apa sama aku?" (senyum genitnya..adaww)
Ane : kangen sih..hehehhe (garuk2 kepala sambil senyum mesum genit)
Udah beda sekarang gan, udah gak senyum mesum polos lagi..dah berubah jadi senyum mesum genit..hahay
Diapun mulai memelukku, erat seperti biasanya..tapi tidak lama, dia menyudahi pelukannya.
Quote:Yani : kuncinya mana yank" yuk anterin kekostan. (dia
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani menjulurkan tangannya)
Ane : eh, istirahat dulu lah yank, ntr aku anterin, aku mandi dulu ya.
Yani : gak usah mandi yank, ntr dikostan aja, ntr aku kasih sesuatu (dia lagi2 tersenyum genit)
Ane : apaan emang (antusiasku)
Yani : makanya anterin dulu, ntr aku kasih tau dikostan. Ane : ya udh bentar ta cuci muka dulu.
Aku meninggalkan yani utk cuci muka, berapa menit kemudian aku sudah siap. Jadilah diri ini kuli panggul mengangkat kardus yang lumayan gede bawaan yani dari kampungnya.
Ini kardus lumayan berat, pasti banyak ini makanan didalamnya..wkwkwwk..dasar anak kost kere, pikirannya cuman makanan.
Aku menurunkan itu kardus didepan pintu kamar, dengan sedikit berjinjit aku menggapai kunci yang sudah menjadi tempat kami biasanya menyimpan kunci kamar itu.
Dgn sedikit susah, akhirnya kamar itu terbuka. Lumayan berdebu setelah ditinggal pemiliknya beberapa minggu.
Yanipun mengambil sapu dibelakang pintu. Dia membersihkan kamarnya, aku hanya duduk dikursi depan, aku lihat kesekitar kost, masih sepi, belum ada anak kostan lain yang balik. Sekitar 10menit beberes, yani mengajakku masuk. Aku
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani mengangkat kardus dan membawa kedalam kamar.
Hahay, saatnya membuka kardus dan menghabisi isi didalamnya. Aku tanpa pamit ke yang empunya, mengambil pisau dapur di atas rak kecil itu, dengan cekatan tangan ini mengarahkan pisau membuka kardus itu.
Terlihat lah didalam kardus itu..
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 39. Perubahan Yani Terlihat lah didalam kardus itu hanya beras asal sulawesi yang di pack didalam karung kecil tepung terigu..hadeh..berat2 bawa dari sulawesi sana, kyk diyogya gak ada beras aja dah...
Quote:Ane : yank, makanannya mana" (ane melihat kearahnya yang sedang membuka jaket)
Yani : emang tadi aku bilang ada makanan yank" Ane : hadeh, kirain ada makananya..heheheh (garuk2 kepala sang buaya)
Yani : yank tutupin pintu dong (dia tersenyum genit)
Aku pun sudah mengerti akan hal itu, melangkahlah diri ini menutup dan mengunci dari dalam kamar.
Mulailah tubuh itu terlihat tanpa seutas benang, lagi2 aku hanya mengikuti kemauannya, tentunya itu juga sudah aku tunggu2 berapa minggu ini.
Terjadilah yang seharusnya tidak terjadi. Kedua anak manusia itu kini semakin larut kelembah hina itu, seakan semua hasrat yang tertahan selama beberapa minggu itu tumpah ruah dan terobati dalam lenguhan kenikmatan sesaat.
Aku melihat yani sangat menikmatinya, tidak ada ekspresi seperti sebelumnya. Aku sempat tidak nyaman dengan ekspresi yang aku lihat diwajahnya saat itu. Dia sedikit berbeda.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Tapi diri yang sudah dikuasai nafsu sungguh tidak lagi dapat di ganggu oleh akal sehat sekedar untuk mencari tahu yang yani pikirkan saat itu.
Menjelang magrib, kami menyudahi semuanya..yani terlihat tersenyum bahagia di atas kasur tempat dia membaringkan tubuhnya kini. Aku sempat melihat dia menitikkan buliran air mata.
Quote:Ane : kamu nangis yank" (aku mencium keningnya, dia menggeleng pelan dan tangannya kini memelukku) Ane : hey, kenapa yank" (aku memegang kedua pipinya kini, mengangkat wajahnya melihat kearahku)
Lagi2 dia hanya menggeleng pelan, dia berusaha tersenyum, aku bisa melihat keterpaksaan dari senyumnya itu.
Quote:Yani : maaf ya yank, aku udah sejahat ini sama kamu" (dia kini memegang tanganku yang masih dipipinya)
Ane : ada masalah apa yank" ayo cerita (aku tersenyum) Yani : gak ada koq (dia kini tersenyum manis dan kini dia memelukku erat, pelukan ciri khasnya)
Ane : yank, aku gak bisa napas yank (suaraku terbata2 dibahunya, dia tidak melepaskan pelukannya dia hanya merenggangkannya)
Yani : kamu ini yank, nyebelin, ngeselin,suka marah2, tapi kamu
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani ngangenin yank. Ane : emang iya aku pemarah yank?" Yani : hehhee, dikit..
Setelah melepas pelukannya, dia mulai memejamkan matanya. Aku mengambil doraemon yang segede gaban, yani memeluknya.
Aku menarik selimut tipis dengan corak garis2 itu menutup seluruh tubuhnya. Dia terlihat sangat kelelahan dari perjalanannya dr sulawesi, ditambah lagi dia harus melayani lelaki bejat ini.
Aku meninggalkannya yang sudah tertidur pulas, aku mengambil handuk biru tua dan menuju kamar mandi..kostan itu masih sepi tidak ada penghuni selain aku dan yani.
Sempat bergidik dengan suasana gelap itu, aku cepat2 menyudahi aktifitas mandiku, dari awal masuk kamar mandi tadi bulu kudukku berdiri.
Sesampainya dikamar, aku mendekati tubuh yang masih terlelap itu. Aku mencium pipi kanannya.
Quote:Ane : yank, kamu gak mandi" (sedikit berbisik ditelinganya)
Yani : ... (dia semakin erat memeluk doraemonnya) Kasian cewek ini, masa harus aku tinggalkan sendirian
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani dikostannya ini, ntr kalo dia kenapa2 gimana?" mana tanggung jawabmu?" Hahay, sang buaya mencari pembenaran serta alesan agar dia menginap dikamar yani malam itu.
Quote:Ane : yank, aku keluar bentar ya (masih dgn berbisik ditelinganya)
Yani : kemana yank (suaranya bergumam tertutup doraemon) Ane : nyari makan dulu, kasian kamu itu belum makan, tunggu bentar ya
Yani : jangan lama2 yank, aku takut (dia sekarang melihatku) Ane : udah, gak usah takut, ini peluk doraemonnya (aku meletakkan doraemon diatas tubuhnya kini)
Diapun memeluknya, sekali lagi aku mengecup keningnya sebelum keluar mencari makan. Ketika aku keluar dan sampai didepan jln gondosuli, lewatlah itu tukang nasi goreng dengan gerobaknya..
"Buk buk buk" eh "buk2" apa "tuk2" yak bunyi bambu yang dipukul2 di samping gerobak itu. Ah pokoknya suaranya mirip2 gitulah..
Aku memesan 2bungkus magelangan, saat itu aku sempat senyum2 mengingat ketika yani memakan magelangan setan ala chef eri waktu itu.
Setelah mendapat pesananku, akupun kembali kedalam gang
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani menuju kostan yani. Aku mengambil piring yang sedikit berdebu di rak itu, membersihkannya dengan tisu dan menempatkan magelangan itu.
Quote:Ane : yank, makan dulu yuk" Itu ada magelangan. Yani : ... (dia sedikit mendengkur, benar2 kecapean cewek ini, daripada dia sakit karena tidak makan, akupun
menggoyangkan tubuhnya berharap dia bangun)
Ane : yank bangun, makan dulu yuk, kamu ntr sakit kalo gak makan (aku semakin gencar menggoyang badannya) Yani : yannnkk, ngantukk ntr aja makannya.( tangannya kini berpindah ke badanku setelah dia berbalik posisi tidur)
Ane : ntr kamu sakit yank kalo gak makan.
Yani : ntr aja ya makannya, bobo yuk. (dia menarik tubuhku, hahay..sang buaya tentu dengan sangat gembira akan hal itu)
Malam itu seperti biasanya, yani menjadikan dada ini kasur empuknya. Aku hanya memeluknya dan mencium rambutnya sebelum memejamkan mata malam itu. Huuuuuu penonton kecewa, sang buaya lebih kecewa sebenarnya...tapi kasian yaninya, dia terlalu capek waktu itu...
... Telinga ini seakan mendengar alunan suara pas2an yani sedang membaca ayat suci yang sudah lumayan lama tidak
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani pernah kubaca lagi. Aku sedikit kaget dengan pemandangan yang aku lihat ketika membuka mata. Terlihat yani duduk bersila di atas sajadah sambil memegang kitab suci,...aku sempat takut pertama melihat, aku kirain pocong, ternyata itu adalah yani yang sedang mengaji setelah sholat subuh.
Diri ini sangat malu mendengar ayat2 suci itu. Diri ini kembali bergetar hebat, seakan sekarang yani berdiri dengan lantangnya menghakimiku yang hina ini.
Aku kembali menangis..tangisanku ternyata menyita perhatian yani yang saat itu sedang mengaji. Kini dia berjalan menghampiriku..
Quote:Yani : kamu kenapa yank" (sambil mengusap2 bahuku) Ane : maaf yank, aku sudah sangat jahat terhadapmu (aku hanya menangis sesengukan didepannya)
Yani : yank hey, jgn nangis, kamu itu cowok, cowok gak boleh cengeng.
Aku melihat cewek itu, dia hanya membalasku dengan senyuman manis.
Setelah melepaskan mukenanya dia kembali mengajakku tidur..kami tidak melakukan hal aneh2 lagi subuh itu, aku hanya memeluknya sampai kami terlelap.
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani ... Sudah 2minggu berlalu sejak kejadian subuh itu, aku dan yani juga sekarang sudah mulai jarang melakukannya. Sudah mulai diri ini bisa bergerak perlahan meninggalkan jalan kelam itu.
Pagi itu, yani sudah berpesan untuk membantunya memindahkan barangnya ke kontrakan baru di dalam gank dekat jalan kenari. Dia bersama 2teman lainnya memilih untuk ngontrak sekarang. Entah kenapa, ane gk pernah tau alasannya.
Dengan lokasi kontrakan yang didalam kampung, otomatis dilarang oleh yang punya kontrakan jika ada tamu cowok yang menginap.
Sebenarnya aku sangat setuju karena dapat mengurangi perbuatan yang sering kami lakukan. Tapi aku tidak munafik, aku sedikit berat jika tidak bisa menikmatinya lagi.
Ah serba bingung, jadilah diri ini kyk sinetron2..sebelah kiri ada emak2 dengan tongkat dan telinga lancip sebagai setannya dan sebelah kanan ada emak2 dengan sayap putih dan buletan putih di atas kepalanya sebagai malaikat...ah...aku
dikelilingi emak2 ternyata...
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani 40. Arif Berkisah (1) Awal semester empat ini, kami mulai PKL, ane dapat tempat PKL di jalan ke arah stasiun lempuyangan. Lupa nama kantornya, kantornya itu pas depan tempat fitnes "Max Gym" di jalan KomPol Bambang Suprapto.
Ane milih disitu karena waktu itu sang buaya yang tiba2 keluar dari air keruh. Ngerti kan maksud sang buaya itu....ah pura2 gak tau...pasti para buaya yang baca lagi senyum2 memahami nya...
Kami PKL itu sudah dipilihin tempat oleh kampus...jadi mengenai tempat tadi, sang buaya tidak mengambil andil apa2, sebuaya2nya dia masih baik koq...baik matane...buaya tetap wae buaya..
Waktu PKL kami sih gak terlalu lama, cuman sebulan. Maklumlah kampus ecek2 mah kyk gitu. Kami dibagi masing2 2orang di dalam satu kantor tempat PKL, ane waktu itu sama Awan, cowok teman sekelas.
Karena ane yang gak terlalu terkenal dan sok2 cuek, jadilah ane kurang tau gimana sifatnya si Awan ini.
Minggu pertama PKL, sih emak2 dikantor yang jadi tempat ruangan kami pkl itu masih sok2 ngatur kiri kanan. Tapi masuk ke minggu ke-2 dan seterusnya mulai kelihatan sifat aslinya. Kerjaannya tiap hari itu ya ngerumpi. Sampe sekitar jam 3sore,
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani kantor sudah sepi. Tersisa cleaning service dan anak PKL kyk ane sama Awan ini..wkwkwkwk
Sore itu ketika kami hendak pulang..
Quote:Awan : Ri, liat tu, wah seksi Ri...ayo duduk2 depan situ (menunjuk ke kursi dari semen di depan kantor itu) Ane : ngapain Wan" (ane msh blm ngeh waktu itu) Awan : udah sini ikut aja. (dia menarik tangan ane menyuruh duduk)
Awal2 sih ane cuman liat kejalan yang sore itu lumyan bnyk motor lalu lalang, tapi tidak dengan Awan yang dari tadi melihat kearah bangunan seberang jalan itu.
Dia ternyata melihat pemandangan yang lumayan segar sore itu. pemandangan emak2 muda yang sedang fitnes di lantai 2 bangunan itu.
Quote:Ane : Wan, biasa aja ngeliatnya wan, gak usah ngiler gitu. (isengku)
Awan : tu Ri, liat2 yang make baju pink...gede Ri.. (dia sesekali menghapus ilernya.. )
Ane : gak terlalu Wan, masih gedean yan sebelah kanan, itu yang make celana warna itam.
Awan : wah iya Ri..manteb ya.
Biasalah...buaya emang kyk gitu gan, gak bisa liat yang seger2 dikit
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Ya begitulah tiap sore hari berikut2nya yang kami lewati sehabis pulang PKL, tidak jarang kami nongkrong disitu sampai magrib, semata2 untuk melihat yang segar2...buaya buaya, tobat woy...itu mata lama2 belekan liat orang fitness trus..
Awan waktu itu kebetulan memiliki hape siemens jadul..entah seri brapa, ane lupa..maklum otak rada2 kalo angka2 kyk gitu susah ingetnya, tp kalo angka 10rebuan dlm 1 kertas duit itu...ane plg cepet pokok e..hahay
Dia menyerahkan hapenya, entah maksudnya apa" Mau nyuruh motoin dia lagi begaya, ato mau selfie, itu hape jadul gak ada kameranya juga...
Quote:Ane : ngapain Wan"
Awan : itu ada sms dari nomor dewi.
Ane : lah ngapain aku yang baca" dewi mana lagi wan" Awan : dewi teman sekontrakan cewekmu lah, memang dewi mana lagi"
Percakapan macam apa ini, pertanyaannya bertubi2..wkwkwkwk
Quote:Ane : lah, aku kan pacaran sama Yani wan, bkn sama dewi.
Awan : banyak tanya kamu Ri, tinggal baca. (dia dr td gk pernah memalingkan muka dari lantai 2 Max Gym yang ditutupi oleh kaca putih jernih, sehingga dengan jelas terlihat emak2
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani muda bohay yang sedang fitnes disana... .)
"Wan, Blg Eri, makanan aku taro di meja,jgn lupa di abisin. Mksh Wan, Yani"
Wkwkwkkw, mungkin pendek banget kalo sekarang SMS kyk gitu, dulu kyknya ane mesti scroll berapa kali kearah bawah biar bisa ngerti maksud kata2nya, rada2 rancu juga kalo itu dibaca sepotong2.
Oiya, sudah sejak Yani pindah kontrakan baru, tiap sore pasti ane dianterin makanan dalam tuperware kecil modele mirip kyk bekal2 anak TK SD gitulah, tapi dalam porsi kuli...
Aku menyerahkan kembali hape itu ke yang empunya..ini orang bener2 gak bekedip ngeliat itu emak2 muda yang lagi fitnes..
Keisengan sang buaya timbul, pelan2 aku tinggalkan si Awan sore itu. Makan tu emak2 muda...bodo amat dia mau pulang jam berapa...paling juga sampe tutup itu Max Gym baru dia nyadar kalo ane udah pulang duluan..hahay
Sekitar 20menit berjalan, tibalah diri ini didepan kostan. Terlihat disana seorang cewek yang lumayan ane kenal, cewek pemalu yang memakai jilbab biru laut.
Wah, ngapain ya dia dkostan" Apakah dia sedang menunggu
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani sang buaya ini pulang?" Apakah dia serindu itu terhadap candaan garing sang buaya ini?" Ini buaya satu geernya makin menjadi2...tangkap woy...kulitin jadiin tas...
Secara perlahan tapi pasti, sang buaya merayap mendekati mangsanya...tidak ada riak air ketika dia mulai muncul kepermukaan...hahhaha..bahasane cok..geli sendiri aku ngetiknya...
Quote:Ane : Imaaa..apa kabar" (nyolek bahu kanannya) ... : Maaf sapa ya?" (doi sedikit kaget berbalik kearah ane) Ane : Eh...maaf mbak salah...salah orang aku maaf mbak..
Ternyata itu bukan Ima, dia cuman mirip jika dilihat dari belakang, dan cewek itu cuman nunggu temannya yang sedang membeli beberapa peralatan tulis menulis di kios kecil bapak kost.
Hadeh, untung gak ane peluk dari belakang tadi, bakalan terjadi Tragedi Helm Batok...
Anepun bergegas naek keatas kostan, malu banget ane sama cewek tadi, beneran deh..sebuaya2nya diri ini masihlah ada kemaluan...eh...salah..masihlah ada rasa malu..
Seperti biasa, saat hari jumat menjelang, itu anak2 kostan sudah mulai dengan acara pembukaan di barnya mas Antok. Wah, bakalan jadi sansak curhat gumamku. Mau alesan kekostan yani, yani dah pindah kontrakan...hadeh...piye yak?"
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani Quote:Mas Farid : Weesss...anak kuliah baru pulang jam segini..keren keren (dia pertama melihatku karena dia duduk menghadap pintu)
Arif : kene koe cok, maen ps sek..
Ane : wah dah berapa putaran ini" (msih cengar cengir dpn pintu)
Bung Pila dan Mas Antok sudah agak asik ternyata..wkwkwkkw...
Ane : yo aku tak ganti klambi sek mas, ngko ta kesini lagi..
Aku pamit ganti baju kaos oblong dagadu andelan yogya itu, tidak berapa lama aku sudah ngumpul dengan mereka.
Dan mulailah acara mingguan itu karena sudah komplit personelnya, sudah ada yang pemarah, sudah ada yang penakut, sudah ada yang super bijaksana, sudah ada yg super cengeng dan sudah ada sansak curhat teler. hahay.. 5 sekawan kalo kata bung pila.
Menjelang pukul 1malam, 3 dari empat orang itu sudah tiwas gak jelas, mereka cuman baring di bar mas antok..tersisa arif dan ane. Arif masih sesekali menegak sloki yang dia isi sendiri.
Ane waktu itu cuman maen PS "Dinasty Warrior 3" kalo gak salah, gamenya simple koq, ketemu gebuk ketemu
cRot.Ex Chapter B ; Cantika Mandriyani gebuk...gitu2lah gameplaynya...
Quote:Arif : Ri, gitarmu ada" (eh tumben2an dia manggil nama, biasanya cak cek cok, tanda2 udah gak beres otaknya)
Ane : ada dikamar, kmrn pas yani pindah aku bawa balik. (tanpa mengalihkan pandangan dari layar tipi) Arif : nah, ambillah, kita duduk diluar sambil gitaran. Ane : sek cok, dikit lagi mati rajanya.
Refrain 3 Wiro Sableng 107 Hantu Tangan Empat Kaki Tiga Menjangan 28

Cari Blog Ini